VIDEO: Ditanya Upah Dibawah UMK, Ini Tanggapan Tengku Muhamad Dewan Terpilih Asal Perawang

1182
Print Friendly, PDF & Email

SIAK (Infosiak.com) – Usai dilantik pada Senin (16/9/2019) kemarin, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Siak terpilih pariode 2019-2024 Tengku Muhammad, menjawab pertanyaan awak media perihal tenaga kerja dan Upah minimum regional (UMR) yang masih dibawah standard di Kecamatan Tualang Kabupaten Siak.

Polemik tenaga kerja dan UMK yang dibawah standar saat ini menjadi pembicaraan hangat di Kota industri Perawang, banyak kontraktor di Siak yang masih memberikan upah karyawan di Bawah UMK Siak. Menanggapi persoalan tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Siak terpilih Dapil 3 Tualang Tengku Muhammad, mengaku akan memperjuangkan aspirasi dan amanah masyarakat.

“Insya Allah kita akan perjuangkan, karena ini amanah dan titipan masyarakat sebagai Anggota DPRD Siak periode 2018-2024,” ungkap Tengku Muhammad menjawab pertanyaan awak media, saat ditemui di Gedung Panglima Ghimbam DPRD Kabupaten Siak, Senin (16/9/2019) kemarin.

Baca Juga:  Dewan Siak Minta Disdagperin Awasi Pendistribusian Gas Elpiji 3 Kg

Awak media kembali bertanya perihal tenaga kerja dan upah yang masih dibawah Upah Minimum Kabupaten.

“Itulah, karena saya dulukan sekaligus dari pengusaha yang menjadi Anggota Dewan (DPRD), lebih bergengsi lagi saya usahakan memperjuangkan itu, membawa aspirasi dari masyarakat ini ke pemerintah,” jelas Tengku Muhammad, yang dikabarkan juga sebagai Direktur PT. Tuah Melayu.

Dan saat disinggung kembali oleh awak media perihal perjuangan apa yang akan dilakukan kedepan, sebab saat ini tingkat pengangguran meningkat di Kecamatan Tualang. Dengan nada terdengar bingung Tengku Muhammad menjawab.

Baca Juga:  Terkesan Arogan, Oknum Staf di DPRD Siak Usir Wartawan Saat Hendak Liput Agenda Hearing

“Betul, memang meningkat, bagaimana ini, kami sebagai Anggota Dewan di Kabupaten Siak untuk Kecamatan Tualang. Inilah yang mungkin kami mau berembuk (musyawarah) untuk mengadakan kebijakan kami mengatasi pengangguran di Kecamatan Tualang,” jelas Tengku Muhammad.

Selaku pengusaha, Ia (Tengku Muhammad, red) mengaku pernah dulu memasang harga terendah, maka itu ia menang. Diduga dari pernyataannya tadi, menelisik perusahaan yang ikut tender (lelang) untuk mengambil pekerjaan kontraktor di PT. Indah Kiat Perawang.

Baca Juga:  Dewan Siak Hadiri Pengukuhan Gelar Adat Kampung Berbari Pusako

“Kalau sudah ada gengsinya atau disegani, maka kami selaku Anggota Dewan terpilih bagaimana untuk negosiasi bersama perusahaan dan Pemerintah Daerah. Ya, di usahakan ya,” terang dia.

Tengku Muhammad menambahkan, karena beliau di usung atau apa namanya hanya sebagai perpanjangan lidah. Hal itu masyarakat atau rakyat kita kan perlu bagaimana perekonomian itu terangkat atau sesuai dengan yang diharapkan.

“Sebetulnya beratkan, harus bersama-sama kita dengan tokoh masyarakat dan Dewan terpilih itu yang kita harapkan untuk bekerjasama bagaimana membangun sebagai Dewan terpilih,” tutup dia. 

Laporan : Jhon
Editor : Afrijon

loading...