Beranda Travel Usai Dipoles, Peninggalan Bangsa Eropa di Siak Bakal Sedot Wisatawan

Usai Dipoles, Peninggalan Bangsa Eropa di Siak Bakal Sedot Wisatawan

566
BAGIKAN
Print Friendly, PDF & Email

SIAK (Infosiak.com) – Selain memiliki peninggalan sejarah Istana Asserayah Al Hasyimiah, Kabupaten Siak juga memiliki peninggalan sejarah menarik (bangunan kuno, red) yang dibangun di masa kolonial Belanda, bangunan tersebut yakni “Eks Tangsi Militer Belanda” yang berlokasi di Kampung Benteng Hulu Kecamatan Mempura Kabupaten Siak Riau.

Berdasarkan keterangan singkat yang pernah diterima Infosiak.com, konon bangunan kuno peninggalan bangsa Eropa di Kabupaten Siak itu selesai dibangun oleh tentara Belanda pada sekitar tahun 1860 Masehi silam. Meski sudah berusia ratusan tahun, namun bangunan tersebut sampai hari ini masih tetap berdiri kokoh menghiasi tepian Sungai Siak.

Baca Juga:  Etape Terakhir, Kadispar Siak Lepas 53 Pebalap Lintasi Kota Siak
kpu'

Sebagai wujud kepedulian Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Siak terhadap situs sejarah yang ada, pada tahun 2019 ini Pemkab Siak melalui Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang dan Pemukiman (PU Tarukim) merealisasikan kegiatan perbaikan dan penataan halaman (lanscape, red) di kawasan sekitar eks Tangsi Militer Belanda. Dengan tujuan agar bangunan kuno peninggalan Bangsa Eropa di Siak itu nantinya bisa menjadi tempat wisata baru di Kabupaten Siak.

Baca Juga:  Majelis Kerapatan Adat Kukuhkan Lembaga Kesultanan Siak

Saat dikonfirmasi Infosiak.com, Kepala Dinas PU Tarukim Siak H Irving Kahar Arifin menuturkan, situs sejarah Tangsi Belanda yang ada di Kecamatan Mempura ini, nanti akan dimanfaatkan untuk acara puncak Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI), dimana Kabupaten Siak telah ditunjuk sebagai tuan rumah.

“Rencananya nanti tahun 2020 tempat ini (Tangsi Belanda, red) akan dimanfaatkan untuk acara puncak Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI). Insya Allah acara JKPI ini akan digelar pada bulan April 2020 mendatang, dan akan dihadiri oleh seluruh anggota JKPI yang berjumlah 70 kabupaten/kota se-Indonesia,” terang Irving, Sabtu (21/12/2019) siang.

Baca Juga:  Dibangun 1880, Tangsi Belanda Siak Jadi Destinasi Wisata Unggulan Usai Direvitalisasi

Dengan telah selesainya pengerjaan lanscape di sekitar komplek Tangsi Belanda Siak itu, Pemkab Siak juga berencana akan meresmikan sekaligus memfungsikan Tangsi Belanda itu untuk kunjungan wisatawan mulai tahun 2020 mendatang.

Laporan: Miswanto/Tok
Editor: Afrijon

loading...
tour_de'
BAGIKAN