Beranda Riau Usai Dilantik, KPK Bawa Gubernur Riau Syamsuar dan Wakil ke Rumah Tahanan

Usai Dilantik, KPK Bawa Gubernur Riau Syamsuar dan Wakil ke Rumah Tahanan

130
Print Friendly, PDF & Email

JAKARTA (Infosiak.com) –  Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang mengajak Gubernur Riau Syamsuar dan wakilnya, Edy Natar Nasution serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa beserta wakilnya, Emil Elestianto Dardak untuk mengunjungi Rumah Tahanan (Rutan) KPK yang berada di belakang gedung utama.

Saut berkelakar bahwa dirinya ingin menyemangati empat orang pimpinan tersebut agar tak masuk rutan suatu saat nanti. “Ada semangat bahwa sampai kapanpun tidak akan masuk ke ruangan ini lagi, sehingga cukup sampai sini saja (pelataran rutan),” ujar dia, Rabu, 20 Februari 2019.

Baca Juga:  Kisah Buronan KPK Kabur Bersembunyi di Rumah Kontrakan di Perawang
kpu'

KPK menerima kunjungan dari tiga pasang gubernur dan wakil gubernur dari tiga wilayah berbeda. Dari Jawa Timur, ada Khofifah dan Emil Dardak. Kemudian Riau ada Syamsuar dan Edy Natar, dan Jambi ada Fachrori Umar. Namun Fachrori Umar tak tampak saat kunjungan ke rutan KPK.

Baca Juga:  789 Warga Riau Tewas Akibat Lakalantas Tahun 2018, 90 Persen Kaum Millenial

Dalam kunjungan tersebut, KPK memberikan tataran preventif perihal pencegahan korupsi. Mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, dan mentoring. “Kami ingin mendapat guidance langkah pencegahan korupsi. Bagaimana kami memaksimalkan transparasi di seluruh pelayanan dan kebijakan yang kami keluarkan,” kata Khofifah.

Setelah itu, Saut kemudian mengajak Khofifah, Emil, Syamsuar dan Edy Natar untuk masuk ke dalam halaman rutan setelah pos penjagaan. Selang lima menit, para pimpinan tersebut menyudahi kunjungannya.

Baca Juga:  Bos Perusahaan Sinarmas Terciduk OTT KPK, Diduga Suap Anggota Dewan

“Semuanya ada stick and carrot. Kalau baik dikasih carrot, kalau tidak baik dikasih stick,” ujar Khofifah menceritakan pengalaman singkatnya sambil bergegas masuk ke dalam mobil.

Sumber : Tempo
Editor : Afrijon

kpu'
loading...