Beranda Tualang Selain Bonus, Bupati Syamsuar akan Renovasi Rumah Bufon Julianto Sinaga di Perawang

Selain Bonus, Bupati Syamsuar akan Renovasi Rumah Bufon Julianto Sinaga di Perawang

243
0
BERBAGI

SIAK (Infosiak.com) – Bufon Julianto Sinaga pelajar sekolah dasar SD Marsudirini Perawang yang merupakan atlet berprestasi berhasil meraih juara 1 dan mendapatkan medali emas di kejuaraan karate dunia Edition of International Karate Open of Province de Liega 2017 di Herstal Belgia. Selain bonus, Bupati Syamsuar berjanji akan merenovasi kediaman Bufon bersama orangtuanya di Perawang Kecamatan Tualang.

alterntif text

“Alhamdulillah ini prestasi yang sangat membanggakan. Bonusnya sudah kami siapkan, kemudian rumah ayahnya akan direnovasi menjadi bangunan permanen,” kata Syamsuar kemarin.

Syamsuar pun tak lupa menyampaikan terima kasih kepada Ketua Pengcab Karate dan pelatih serta Kepala Sekolah dimana Bufon bersekolah yang telah mendukung anak kita ini. “Semoga prestasi ini bisa diikuti anak yang lain. Salam takzim kami sekeluarga,” ujarnya.

Ia berhasil meraih medali emas di kelas “kata” atau seni. Anak yang baru duduk di kelas 5 SD ini keberangkatannya dilepas dan didoakan Bupati Siak beberapa waktu yang lalu.

alterntif text

Bufon Sinaga berangkat bersama tim pelajar sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah atas (SMA). Masing-masing tim beranggotakan enam atlet. Para pelajar yang dikirim adalah juara dari Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN). Turnamen tahunan ini diikuti 875 peserta dan 19 negara dari kawasan Eropa, Asia dan Afrika.

Tim pelajar sekolah dasar yang tergabung dan berlaga di turnamen Karate Internasional di Herstal, Belgia pada 8-14 November 2017. Mereka adalah Buffon Julianto Sinaga dari SDS Marsudirini Kab. Siak, Gebrina Najwa Andini dari SDN 27 Banda Aceh, Hazel Ramadhan dari SD Bosowa Bina Insani kota Bogor, Syafira Ramadhani dari SDN 004 Batu Aji kota Batam.

Luvena Milano Setiyaka dari SD Lazuardi Kamila GIS kota Surakarta dan Denis Darmawan dari MIS Ma’arif Mangunsari kota Salatiga.

Sebelum berangkat ke Herstal Belgia tim telah mengikuti pembinaan selama 21 hari di Jakarta di bawah pelatih dari Pengurus Besar Federasi Olah Raga Karatedo Indonesia (PB FORKI) yang berkompeten di bidangnya, yang mana selama ini terlibat dalam setiap pembinaan tim karate Direktur Pembinaan SD.

Pembinaan tahap I dilaksanakan pada tanggal 15-21 Oktober 2017 dan tahap II dilaksanakan pada tanggal 2-8 November di Jakarta serta sekaligus mempersiapkan keberangkatan ke Herstal Belgia.(Jon)

alterntif text
tunggu...