Beranda Tualang Pangkalan Gas Lpg 3 Kg di Perawang Terang Terangan Jual ke Pengecer,...

Pangkalan Gas Lpg 3 Kg di Perawang Terang Terangan Jual ke Pengecer, Kemana Disperindag Siak

1417
BERBAGI
tour_de'

PERAWANG (Infosiak.com) – Harga gas LPG subsidi ukuran 3 Kilogram (Kg) dibeli masyarakat jauh diatas Harga Eceran Tertinggi (HET) bak misteri yang tak terpecahkan di Perawang. Hingga sejauh ini dinas terkait sama sekali tak punya pola ampuh untuk menstabilkan harga LPG 3 Kg tersebut.

Hal tersebut disebabkan banyaknya pangkalan nakal di Perawang menjual gas melon itu kepada sejumlah pengecer. Mulai dari menggunakan keranjang hingga mengangkut gas melon pakai sepeda motor dengan cara berulang ulang. Sehingga pengecer menjual dengan harga di atas HET (Harga Eceran Tertinggi).

Ijal warga Perawang mengaku kebingungan jika gas melon di dapur rumahnya habis, karena sulitnya mencari gas melon di pangkalan. Terkadang dirinya hampir setengah jam berkeliling sambil menenteng gas melon mencari.

Baca Juga:  Dua Unit Truk Adu Kambing di Perawang, Supir Terjepit di Kabin

“Kita patut prihatin di Kecamatan Tualang ini. Di saat rakyat menjerit kehabisan gas karena langka justru pangkalan menjual ke pengencer,” ujarnya.

Sementara itu Herman warga Kecamatan Tualang mengaku harga eceran gas 3 kg tembus ke angka 30 ribu per tabung di tingkat pengecer. “Gas 3kg di Perawang langka. Harga eceran mencapai 30,000 per tabung,” ungkapnya.

loading...

Penelusuran Infosiak.com, dari beberapa pangkalan gas lpg 3 kg di Perawang Kecamatan Tualang banyak pemilik yang mengaku menjual ke pengecer karena ikut ikutan. “Yang lain banyak juga jual kepada motor pakai keranjang, kalau tidak (begitu) lama gas-nya habis,” kata salah satu pemilik pangkalan di Jalan Sukaramai Kelurahan Perawang kemarin.

Baca Juga:  Subsidi Dicabut, Harga Gas Melon Bisa Mencapai Rp 35 Ribu

Hal yang sama diungkapkan pemilik pangkalan di Jalan Hangjebat Kelurahan Perawang. Ia pun mengaku menjual ke pengecer karena pangkalan lain melakukan hal yang sama. “Yang lain jual ke motor keranjang juga. Kalau abg tak percaya, nanti la bang kita video kan orang orang tu. Lebih parah lagi,” kata Rizal.

Kepala Dinas Perindag Siak melalui Kabid Perdagangan Hendra mengatakan bahawa pangkalan tidak diperbolehkan menjual kepada pengecer apalagi kepada sepeda motor yang menggunakan keranjang.

Baca Juga:  Ingat.! Gas LPG 3 Kg Hanya untuk Masyarakat Miskin Berpenghasilan di Bawah Rp1,5 Juta per Bulan

“Jika memang itu benar ada pangkalan bermain kita akan turun kan anggota dan satgas kita ke lapangan. Karena kita harus ada pembuktian seperti foto atau video pangkalan mana yang menjual kepada pengecer,” tegas Hendra, saat dihubungi Infosiak.com melalui sambungan telepon selulernya kemarin.

Kedepan, Hendra juga berencana akan menerjunkan anggotanya ke Kota Perawang untuk menindak pangkalan pangkalan yang nakal. Pihaknya akan memberikan sangsi tegas hingga pencabutan izin.

Laporan : Jamilus
Editor : Afrijon

loading...
tour_de'
BERBAGI