Beranda ADV Siak Terkait Dugaan Tipikor di Siak, Dua Pejabat Kembali Dipanggil

Terkait Dugaan Tipikor di Siak, Dua Pejabat Kembali Dipanggil

430
BAGIKAN
kpu'
Print Friendly, PDF & Email

SIAK (Infosiak.com) – Menindaklanjuti penanganan kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang terjadi di Kabupaten Siak Provinsi Riau, hari ini Senin (07/09/2020) siang, pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau melalui Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak kembali melakukan pemanggilan terhadap 2 orang pejabat Inisial IG dan AD untuk dimintai keterangan.

Berdasarkan informasi yang diterima Infosiak.com, dua orang pejabat yang diketahui merupakan anggota DPRD Siak dan pejabat di salahsatu OPD di lingkup Pemkab Siak itu, dipanggil oleh tim penyelidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau berkenaan dengan dugaan Tipikor pada kegiatan Bantuan Sosial (Bansos) dana hibah untuk Karang Taruna dan KNPI. Serta dugaan Tipikor pada sejumlah kegiatan di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Siak.

Baca Juga:  Laporkan Dana Covid Rp254 M ke DPRD, Budhi Yuwono: Tak Ada Pengurangan

“Iya, hari ini Indra Gunawan dan Andi Darmawan kembali dipanggil oleh tim penyelidik Kejati Riau untuk dimintai keterangan. Adapun Indra Gunawan dimintai keterangan terkait dugaan Tipikor pada kegiatan dana Bansos untuk Karang Taruna dan KNPI Siak senilai Rp1,7 miliar,” terang Kepala Kejari Siak Aliansyah SH, Senin (07/09/2020) sore, kepada Infosika.com.

Sedangkan untuk Andi Darmawan, lanjut Kajari Aliansyah, Andi dimintai keterangan terkait dugaan Tipikor pada kegiatan di Bappeda Kabupaten Siak, dimana Andi dimintai keterangan dan pemeriksaan terkait kegiatan rehab gedung kantor Bappeda Siak dengan anggaran sebesar Rp1,4 Miliar yang kegiatan rehab/renovasi gedung kantor tersebut dilaksanakan tanpa ada perencanaan.

Baca Juga:  Pj Sekda Siak Laporkan Perkembangan Kasus Covid-19 ke Gubri
kpu'

Dikatakannya juga, untuk pemeriksaan permintaan keterangan terhadap Indra Gunawan terkait dugaan Tipikor pada Bansos dana hibah untuk Karang Taruna dan KNPI, proses pemeriksaannya masih akan berlangsung sampai hari Selasa besok.

Pantauan Infosiak.com di Kantor Kejari Siak, dua orang pejabat yang dipanggil oleh tim penyelidik Kejati Riau itu menjalani proses pemeriksaan (dimintai keterangan, red) sejak pagi sekitar pukul 09:00 WIB hingga sore. Dimana keduanya menjalani pemeriksaan di salah satu ruangan yang ada di Kantor Kejari Siak.

Berdasarkan surat pemanggilan yang ditujukan kepada dua orang pejabat tersebut, tercantum lampiran sebagai berikut:

Perihal: permintaan keterangan.
Pada : hari Senin 07 September 2020.
Pukul: 09: 00 WIB.
Tempat: Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak.

Baca Juga:  Hadiri Peresmian Tol Pekanbaru-Dumai, Sekda Arfan Berharap Perekonomian Kian Berkembang

Yang bersangkutan dimintai keterangan dengan membawa dokumen-dokumen yang terkait sehubungan dengan dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) anggaran rutin dan pelaksanaan kegiatan-kegiatan di Kabupaten Siak. Berdasarkan surat perintah penyelidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Riau nomor: print-14/L.4/Fd.1/06/2020 tanggal 18 Juni 2020.

Selain melakukan pemeriksaan/permintaan keterangan terhadap Indra Gunawan dan Andi Darmawan, hari ini pihak Kejati Riau juga mulai melakukan pemanggilan dan permintaan keterangan terhadap seluruh penghulu se-Kabupaten Siak terkait pemberian bantuan sosial (Bansos) di Bagian Kesra Setdakab Siak sebesar Rp126 miliar untuk fakir miskin, anak yatim piatu, penyandang cacat, lansia rumah tangga miskin, yang diduga banyak disalahgunakan.

Laporan: Atok
Editor: Afrijon

kpu' kpu'
tour_de'
BAGIKAN