Beranda Riau Tanpa Masker ke Tengah Lokasi Karhutla Riau, Ini yang Ditanya Jokowi kepada...

Tanpa Masker ke Tengah Lokasi Karhutla Riau, Ini yang Ditanya Jokowi kepada Petugas

1179
Print Friendly, PDF & Email

PEKANBARU (Infosiak.com) – Presiden Jokowi meninjau langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Merbau, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan, Provinsi, Riau.

Tanpa menggunakan masker, Jokowi beserta sejumlah pejabat tampak berdiri di atas lahan gambut yang sudah terbakar habis.

Jokowi meminta komitmen dari seluruh pihak untuk mencegah terjadinya Karhutla. Menurut dia, komitmen pencegahan ini amat penting. “Pencegahan itu lebih efektif. Pencegahan itu tidak membutuhkan biaya banyak. Lebih efektif. Tapi kalau sudah kejadian seperti yang kita lihat sekarang ini, sudah kerja yang luar biasa (sulitnya),” ujarnya dikutip dari siaran pers Sekretariat Presiden, Selasa, 17 September 2019.

Baca Juga:  FJPI Riau dan FKPT Tandatangani MoU Perempuan sebagai Agen Perdamaian
kpu'

Saat meninjau, Jokowi menyempatkan bertanya sejumlah hal kepada beberapa aparat yang bertugas memadamkan kebakaran. Menurut mereka, api yang telah membesar membuat penanganan membutuhkan waktu yang cukup lama.

“Saya tanya tadi TNI dan Polri yang ada di sini sudah berapa hari (bertugas). Sudah lebih dari satu bulan. Lebih dari satu bulan,” kata Jokowi.

Baca Juga:  Innalillahi, Ada Warga Rumbai Pekanbaru Dalam Pesawat Sriwijaya Air yang Naas

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menuturkan, pemerintah melalui Polri, akan menindak pihak-pihak yang terbukti melanggar hingga menyebabkan terjadinya karhutla. “Kalau kita lihat luasannya (lahan) besar sekali. Ini terorganisasi. Nanti coba ditanyakan Pak Kapolri penanganannya secara detail,” tuturnya.

Ke depan, Jokowi berharap agar masing-masing pihak menjalankan komitmen pencegahan kebakaran hutan dan lahan agar peristiwa yang terjadi saat ini tak terulang kembali.

Baca Juga:  Dikritik Gubernur Riau Syamsuar, Ini Kata Direktur BPJS Kesehatan Sumatera Bagian Tengah

“Perlu kita ingatkan agar pencegahan oleh desa, camat, bupati, babinsa, babinkamtibmas, polsek, koramil adalah yang pertama harus dikerjakan. Kalau sudah kejadian akan sulit,” kata presiden.

Sumber : Tempo
Editor : Afrijon

kpu'
loading...