Beranda Siak Tragedi Mengerikan, Sijago Merah Mengamuk Usai Perayaan Imlek 2569

Tragedi Mengerikan, Sijago Merah Mengamuk Usai Perayaan Imlek 2569

332
0
BERBAGI
alterntif text

SIAK (Infosiak.com) – Sehari selepas perayaan tahun baru Imlek 2569 (Kongzili). Warga keturunan Tionghoa yang menempati deretan rumah/toko China Town Siak dikejutkan dengan munculnya Sijago Merah yang tiba-tiba mengamuk. Akibat amukan Sijago Merah tersebut, sedikitnya 70 rumah/toko rata dengan tanah.

Informasi yang dihimpun Infosiak.com di lapangan, Sijago Merah diperkirakan muncul pada sekitar pukul 03:00 WIB dini hari, diduga kemunculan Sijago Merah itu berasal dari salahsatu toko yang berada di tengah Kawasan China Town.

“Kami tak tau persis darimana api berasal, yang jelas api sudah membesar pada sekitar pukul 03:30 WIB malam tadi,” ujar warga setempat, Sabtu (17/02/2018) pagi.

Rumah/toko yang ada di kawasan China Town Siak yang kini rata dengan tanah tersebut, merupakan bangunan lama milik warga keturunan Tionghoa. Dan diperkirakan bangunan itu sudah berumur lebih dari 50 tahun, yang mana konstruksi bangunannya 70 Persen terbuat dari material kayu, sehingga mudah dilalap oleh Sijago Merah.

ali

Kawasan China Town yang kini menjadi bagian dari cagar budaya Kabupaten Siak itu, lokasinya hanya berjarak sekitar 300 meter dari Istana Asserayah Al Hasyimiah Siak, dan merupakan pusat peradaban Kota Siak lama. Sebelum Siak menjadi Kabupaten, kawasan China Town merupakan satu-satunya tempat pusat perbelanjaan (pasar, red) bagi masyarakat Siak.

Pada beberapa tahun silam, seluruh bangunan yang ada di Kawasan China Town direnovasi oleh Pemkab Siak, yang mana bangunannya dipoles dengan nuansa warna kemerah-merahan, sehingga hampir menyerupai sebuah Kota Tua yang ada di daratan Negeri China.

Usai diamuk Sijago Merah, warga keturunan Tionghoa yang kehilangan tempat tinggal diungsikan oleh Pemkab Siak di Gedung Tengku Mahratu. Dan bilamana Gedung Mahratu tidak mampu menampung para pengungsi, maka para korban akan diungsikan ke Gedung (bangunan baru, red) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tengku Rafi’an. Sebagaimana dikemukakan oleh Plt Bupati Siak H Alfedri, usai meninjau lokasi kebakaran.

“Kita sudah siapkan tempat penampungan sementara bagi warga yang mengalami musibah kebakaran di China Town. Kalau Gedung Tengku Mahratu tidak muat, kita siapkan di gedung baru yang ada di RSUD Siak,” papar Alfedri. (Tok)

ali

Komentar Facebook Disini Bro

orang komentar