Beranda Bunga Raya Sawah Diserang Hama, Petani Padi di Bungaraya Terancam Gagal Panen

Sawah Diserang Hama, Petani Padi di Bungaraya Terancam Gagal Panen

186
Print Friendly, PDF & Email

SIAK (Infosiak.com) – Petani di Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, Riau mengeluhkan serangan hama jamur (blas) yang melanda sawah mereka sejak dua bulan terakhir. Mereka juga terancam gagal panen karena itu.

Hama jamur ini menyebabkan batang padi membusuk. Bahkan sangking ganasnya, bulir padi bisa banyak yang hampa (kosong,red).

Jenis padi yang ditanam petani di wilayah Kecamatan Bungaraya bervariasi. Ada jenis padi Legowo, Serang dan Impary IR 42. Sementara rata-rata yang terkena hama ini yakni jenis padi Impary IR 42.

Salah seorang petani padi Rusnan (45) mengatakan, serangan hama jamur ini sangat membuatnya cemas. Apalagi padi yang ditanamnya di lahan seluas 1 hektar sudah mulai terjangkit.

Baca Juga:  Budhi Resmikan Pasar Tuah Kampung Tuah Indrapura Bungaraya

“Jenis padi yang saya tanam Impary IR 42. Dengan adanya serangan hama ini tentu berpengaruh pada hasil panen. Sebab padi yang saya tanam sudah banyak yang terkena busuk leher,” kata Rusnan, Senin (7/1/2019).

Rusnan menyebut, akibat hama jamur ini, hasil panen awal tahun 2019 diperkirakannya menurun. Jika sebelumnya dengan luas lahan 1 hektar dapat menghasilkan gabah padi sebanyak 7 ton, panen kali ini kata dia, mungkin hanya 3 ton.

Baca Juga:  Pelaku Miras Digrebek Warga, Camat Derhavin: Naikkan Saja Kasusnya

“Saya sudah berupaya membasminya dengan cara menyemprot racun hama. Namun tak juga teratasi. Kini saya hanya bisa pasrah,” curhat Rusnan.

Berdasarkan informasi yang diterima awak media dari sejumlah petani yang sudah panen di awal tahun 2019 ini, dalam 1 hektar, hanya menghasilkan 2 ton gabah padi basah.

Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Bungaraya, Nasir, juga membenarkan sejumlah lahan pertanian padi di wilayah Kecamatan Bungaraya diserang hama jamur tersebut.

Baca Juga:  Selama 2 Bulan, Petani Semangka Binaan CSR PT IKPP Perawang Bisa Panen Hingga 5 Ton

Ia menyebut, munculnya hama itu karena tingginya curah hujan dalam beberapa bulan terkahir. Sehingga tanaman padi rentan terkena hama jamur tersebut.

“Jenis tanaman padi yang banyak diserang hama itu sebenarnya bukan jenis bibit anjuran dari pemerintah. Sebab, bibit yang kita anjurkan kepada petani yakni jenis bibit padi legowo. Kendati begitu, permasalahan ini masih kita tangani,” ungkap Nasir.

Sumber : Potretnews
Editor : Afrijon

loading...