Beranda Tualang Razia Esek Esek, Polsek Tualang Amankan 6 Perempuan di Perawang, Ada Anak...

Razia Esek Esek, Polsek Tualang Amankan 6 Perempuan di Perawang, Ada Anak Dibawah Umur

546
Print Friendly, PDF & Email

PERAWANG (Infosiak.com) – Polsek Tualang melaksanankan Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD), Selasa (19/2/2019) malam. Usai merazia warung internet di Perawang, polisi menyasar ke warung remang remang di jalan kilometer 12 Kampung Perawang Barat. Petugas mengamankan sejumlah terduga PSK dan seorang diduga mucikari.

Selain itu, polisi juga mengamankan 47 botol minuman keras (miras) dari berbagai merek. 14 botol merek Bintang, 17 botol merk Guines dan 16 botol merk Angker. Polisi juga mengamankan 2 sepeda motor tanpa surat.

Baca Juga:  Layak Dipromosikan, Ini Sejumlah Keberhasilan Bhabinkamtibmas Bripka Arya

Razia yang dimulai pukul 23.00 WIB sampai pukul 01.00 WIB, dipimpin Panit Reskrim Polsek Tualang Ipda Muslim beserta Unit Sabhara dan Unit Lantas. Polisi mendatangi satu persatu warung remang remang. Kedatangan petugas membuat para pengunjung berhamburan keluar.

Seorang polwan meminta sejumlah terduga PSK yang terlihat berbusana minim merapikan pakaiannya. Selain menyita minuman keras, polisi membawa wanita penghibur ke Mapolsek Tualang.

Baca Juga:  VIDEO: Jelang Pergantian Tahun Baru 2019, Begini Cara Kapolsek Tualang Kontrol Personil

Kapolsek Tualang, Kompol JJ Hutapea melalui Panit Sabhara Ipda Syafrul menyebutkan dari 6 perempuan yang diamankan satu orang diantaranya masih di bawah umur. 

“Satu orang masih di bawah umur, saat ini semuanya sudah kita amankan,” kata Ipda Syafrul kemarin.

Ipda Syafrul menjelaskan, razia ini digelar karena adanya laporan masyarakat yang resah adanya warung esek-esek berkedok panti pijit dan mempekerjakan seorang anak di bawah umur yang berusia 16 tahun dan yang tertua berumur 28 tahun.

Baca Juga:  Antisipasi Kecelakaan Mudik Lebaran, Polsek Tualang Tes Urine Sopir Bus

Selanjutnya, polisi berkoordinasi dengan pihak pemerintah kecamatan guna proses lebih lanjut.

Laporan : Jhon
Editor : Afrijon

loading...