Beranda Siak Puluhan Paket Senilai Ratusan Juta dan Miliaran Rupiah Mulai Dilelang ULP Siak

Puluhan Paket Senilai Ratusan Juta dan Miliaran Rupiah Mulai Dilelang ULP Siak

124
BAGIKAN
Print Friendly, PDF & Email

SIAK (Infosiak.com) – Memasuki Februari 2020, pihak Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Siak Provinsi Riau, telah melakukan pelelangan terhadap sejumlah kegiatan/proyek fisik maupun non fisik yang diajukan oleh masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Siak.

Sebagaimana diketahui, saat ini hampir seluruh OPD di lingkungan Pemkab Siak sudah memasukkan (input, red) data rencana kegiatan yang akan direalisasikan di tahun 2020, hal itu terlihat dari daftar Rencana Umum Pengadaan (RUP) barang dan jasa tahun 2020 yang ditampilkan di link website SIRUP.

Baca Juga:  ULP Siak Sosialisasikan Perpres Nomor 16 Tahun 2018 untuk PA dan KPA

Puluhan paket yang dilelang oleh ULP Siak melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) tersebut, diantaranya adalah paket/kegiatan pembangunan (peningkatan, red) jalan poros Kampung Teluk Merbau menuju Kampung Merangkai Kecamatan Dayun, peningkatan jalan Dusun Tambak Rejo Kelurahan Sungai Mempura Kecamatan Mempura, serta puluhan paket lainnya yang berkaitan dengan peningkatan sarana dan prasarana infrastruktur jalan.

new

Terkait telah dilakukannya pelelangan terhadap puluhan paket/kegiatan oleh ULP Siak tersebut, masyarakat berharap dalam penentuan pemenang tender nantinya tidak ada unsur-unsur nepotisme maupun “kongkalikong” antara peserta lelang dengan pihak panitia lelang, melainkan murni berdasarkan kelengkapan dokumen serta hal-hal lain yang berkenaan dengan ketentuan sebagaimana mestinya.

Baca Juga:  224 Calon Jemaah Haji Kabupaten Siak Gelar Perekaman Biometrik, 7 Orang tak Hadir

“Diharapkan pihak panitia lelang bijaksana dalam menentukan pemenang tender.
Jangan ada permainan atau indikasi-indikasi kongkalikong di dalamnya, serta jangan sampai terjadi adanya sistem buang persen (20 persen, red) bagi pemenang, karena bisa berakibat proyek jadi terbengkalai, sebab kontraktor tidak mendapat untung. Satu hal lagi, panitia harus arif dan bijaksana,” papar Rofa’i, salah seorang tokoh masyarakat yang juga kontraktor di Siak, Jum’at (14/02/2020) siang, kepada Infosiak.com.

Guna mendapatkan informasi tentang sistem (kebijakan, red) yang diterapkan oleh ULP Siak dalam menentukan pemenang lelang pada kegiatan/proyek tahun 2020 ini, Infosiak.com telah mencoba mengkonfirmasi Kepala Bagian (Kabag) ULP Setdakab Siak Said Abidin melalui panggilan seluler dan pesan WhatsApp. Namun sayang, hingga berita ini dirilis, yang bersangkutan enggan untuk memberikan jawaban maupun penjelasan.

Baca Juga:  Direktur Lembaga Wakaf Arab Saudi, Kunjungi Lokasi Pembangunan Ponpes Tahfidz Hadist Siak

Sehingga tidak diketahui secara pasti, apakah sistem penentuan pemenang lelang yang diterapkan oleh ULP Siak di tahun 2020 ini berdasarkan rangking teratas, atau berdasarkan nilai penawaran terendah?.

Laporan: Miswanto/Tok
Editor: Afrijon
new

loading...
tour_de'
BAGIKAN