Beranda Politik DPRD Siak Kunker ke Tualang, Komisi I DPRD Siak Tinjau Persiapan Penerimaan Murid Baru

Kunker ke Tualang, Komisi I DPRD Siak Tinjau Persiapan Penerimaan Murid Baru

17
0
BERBAGI

PERAWANG (Infosiak.com) – Menjelang tahun ajaran baru 2017/2018 Komisi I DPRD Siak yang membidangi pendidikan melakukan kunjungan kerja (kunker) meninjau persiapan penerimaan peserta didik baru di Kecamatan Tualang Kabupaten Siak, Rabu (31/5/2017).

Kegiatan kunjungan kerja yang dilaksanakan di Ruangan Gedung Sekolah SMP Negeri 1 Tualang, dihadiri oleh Ketua Komisi I DPRD Siak Hj Gustimar Spd beserta rombongan, Ketua UPTD Dikbud Tualang Hj Zahroni dan Kepala Sekolah SD dan SMP se Kecamatan Tualang.

Baca Juga:  Komisi 3 DPRD Siak Keberatan Hearing Lintas Komisi terkait Dugaan Pencemaran IKPP

Ketua Komisi I DPRD Siak Hj Gustimar Spd mengatakan kunjungan kerja dilakukan untuk meninjau persiapan penerimaan peserta didik baru. Komisi I memilih Kecamatan Tualang sebagai kunjungan pertama dikarenakan kota industri Perawang merupakan kecamatan terpadat di Kabupaten Siak.

“Kunjungan kerja di Tualang terkait persiapan penerimaan murid baru. Kita mempertanyakan seperti apa mekanisme penerimaan murid baru, diharapkan pada saat penerimaan nanti tidak ada anak-anak di Tualang ini yang tidak dapat bersekolah, itu harapan kita,” kata Anggota DPRD Siak dua periode dari partai PAN itu.

Baca Juga:  Calon Peserta Didik Lebihi Kuota, Syamsuar Minta Pihak Sekolah Tambah Ruang Kelas
alterntif text

Komisi I DPRD Siak juga mempertanyakan mengenai daya tampung seluruh sekolah yang terdapat di Kecamatan Tualang terhadap calon peserta didik baru yang lulus dari TK maupun SD di Tualang. “Tadi yang pertama kali kita tanyakan terkait daya tampung sekolah. Alhamdulillah pihak UPTD Dikbud mengatakan seluruh sekolah mencukupi untuk menerima calon murid baru dari Tualang,” kata Gustimar kepada Infosiak.com usai acara.

Baca Juga:  Anggota DPRD Siak Awalludin Jemput Aspirasi Warga Melalui Reses di Kelurahan Perawang

Selain itu, dikarenakan jumlah daya tampung setiap sekolah terbatas, Gustimar menghimbau kepada wali murid agar tidak terfokus memilih sekolah yang selama ini dikenal dengan istilah sekolah favorit. “Kita juga menghimbau kepada wali murid, semua sekolah itu sama. Jadi diharapkan tidak berbondong-bondong menuju satu sekolah saja, karena telah di atur dalam peraturan bupati dan juga sudah dibagi per rayon,” terangnya.(Jon)

http://www.infosiak.com/

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here