Beranda Politik DPRD Siak Kendaraan Over tonase Merajalela, Dewan Soroti Kinerja Dishub Siak 

Kendaraan Over tonase Merajalela, Dewan Soroti Kinerja Dishub Siak 

547
0
BERBAGI
alterntif text
alterntif text

SIAK (Infosiak.com) – Terkait permasalahan banyaknya kendaraan yang diduga bermuatan melebihi kapasitas (Over tonase) yang membuat jalan di beberapa Kecamatan di Siak rusak, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Siak dapil I politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) angkat bicara. Menurutnya, hal itu terjadi akibat kurangnya pengawasan dari OPD yang memliki peranan penting untuk menangani masalah tersebut dalam hal ini Dinas Perhubungan.

“Sebenarnya masalah kendaraan over tonase sudah terlalu lama dibiarkan, sehingga jalan yang sudah dibangun oleh Pemkab Siak hancur. Akhirnya siapa yang rugi, masyarakat juga kan,” kata Muhtarom anggota DPRD Siak dapil I kepada Infosiak.com, Kamis, (12/4/2018) malam.

Muhtarom juga berharap, agar pihak Pemkab Siak bisa duduk bersama untuk memecahkan perkara yang makin rumit itu. Menurut Politisi PKB itu, yang terjadi selama ini hanya saling lempar saja tanpa ada solusi penyelesainnya.

Baca Juga:  Peringatan HARKITNAS ke-110, Ini Pesan dan Harapan Dewan Siak Untuk Negeri

“Cobalah Pemkab Siak duduk bareng dengan OPD yang berperan dalam menyelesaikan masalah itu untuk membicarakan hal tersebut. Sehingga, kasus saling lempar tak terjadi lagi. PU Tarukim hanya membangun jalan, untuk pengawasan dan penindakan bagi pelanggar mestinya pihak Dishub dan Satlantas Polres Siak,” harapnya.

Lebih jauh Muhtarom juga menegaskan, untuk melakukan penindakan jangan sampai tebang pilih. Intinya, kalau memang mau ditertibkan masalah kendaraan over tonase harus merata.

“Saya sering dapat aduan dari masyarakat kalau penertiban terkait kendaraan yang melebihi kapasitas ini masih dirasakan belum merata. Jangan milik pengusaha kecil saja yang ditertibkan, sementara yang lebih besar dibiarkan bebas melintas. Siapapun yang ada dibalik pengusaha itu harus ditindak juga,” tegasnya.

Pernyataan itu tentu punya dasar yang kuat. Muhtarom juga mencontohkan, ada beberapa kendaraan besar yang muatannya dianggap tidak sesuai dengan kondisis jalan namun mereka bebas melintasi tanpa ada hukum yang mengikatnya.

Baca Juga:  Indra Gunawan Pimpin Rapat Paripurna Laporan Pansus LKPJ

“Banyak kendaraan yang sudah melebihi kapasitas jalan di Siak bebas lalu lalang. Contohnya, mulai dari Kecamatan Bungaraya, Sabak Auh kendaraan yang sudah kapasitas muatan tinggi masih juga bebas seolah olah tidak tersentuh hukum. Sedangkan punya masyarakat kecil baru jenis colt diesel yang muatannya hanya 10 ton saja ditindak, ada apa semua ini,” tandasnya.

“Itulah, dari mulai satu dibiarkan akhirnya sekarang sudah menjamur kendaraan yang penghancur jalan di Siak ini. Coba kalau dari dulu ditindak, pasti tidak akan sampai meluas seperti ini,” timpal Alam warga Siak.


Laporan : Koko
Editor : Afrijon

Komentar Facebook Disini Bro

orang komentar