Beranda Politik Birokrasi Perangkat Kampung RAP Bahas Peta Lahan Warga Bersama Pertanahan Pemkab

Perangkat Kampung RAP Bahas Peta Lahan Warga Bersama Pertanahan Pemkab

124
0
BERBAGI
alterntif text
alterntif text

SIAK (Infosiak)- Pemerintah Kabupaten Siak melalui Dinas Pertanahan berupaya membentuk peta kepemilikan lahan yang ada disetiap desa/kampung. Untuk mewujudkan upaya itu, pihak dinas melakukan koordinasi dengan pemerintahan desa.

Salah satunya yang dilakukan pihak Pertanahan Pemkab Siak Coding Bernas Azizan bersama Joko Sutikno di Kampung Rawang Air Putih Kecamatan Siak Selasa (17/4/18) malam di kediaman Penghulu RAP, Zaini. Dan seluruh petangkat Desa mulai Ketua RT, Ketua RW dan Dusun serta Kaur hadir dalam kegiatan tersebut.

“Kehadiran kita untuk menyampaikan tentang program bidang Pertanahan Pemkab untuk mewujudkan terbentuknya peta kepemilikan lahan di setiap desa. Untuk mewujudkannya, maka kita berkoordinais dengan seluruh jajaran perangkat desa,” urai Coding.

Penghulu RAP, Zaini menyebutkan bahwa kehadiran pihak Dinas Pertanahan Pemkab Siak dalam upaya pemetaan tersebut, tentu menjadi langkah baik yang harus didukung pihak desa. Pasalnya kampung Rawang Air Putih juga tergolong kampung yang sangat luas areal perkebunannya dibanding areal perunahan warga.

“Semoga saja dengan pemetaan yang dilakukan ini akan membuat data pertanahan kampung RAP semakin tertib dan baik,” ujar Zaini.

Saat ditanyakan tentang konflik lahan, Zaini menyebut bahwa kampung RAP memang masih menyimpan beberapa persoalan sengketa lahan. Salah satunya terkait lahan Eks HGU yang hingga saat ini masih terjadi konflik.

“Memang ada beberapa konflik lahan, termasuk salah satunya Eks HGU di Pematang Tiga. Hingga saat ini kasus yang sempat juga dimeja hijaukan tersebut masih mengalami konflik. Khususnya antara bekas pemegang hak guna usaha, dengan keprmilikan lain. Bahkan sengketa lahan warga disekitar eks HGU juga terjadi. Padahal seharusnya tidak,” tandas Zaini.

Diharapkan Zaini, hendaknya setelah pemetaan yang dilakukan seluruh persoalan lahan dapat pula terselesaikan.

Penulis : Ali Masruri
Editor : Tubelnov

Komentar Facebook Disini Bro

orang komentar