Beranda Pendidikan Berinovasi Dalam Hal PPK, Kepsek Dra Yulita: Siswa Terlambat Hukumnya Baca Ayat...

Berinovasi Dalam Hal PPK, Kepsek Dra Yulita: Siswa Terlambat Hukumnya Baca Ayat Suci

104
0
BERBAGI
alterntif text
alterntif text

TUALANG (Infosiak.com) – Sejak menjadi Sekolah Model SMAN 2 Tualang merasa terpacu untuk berinovasi dalam membangun Pendidikan Penguatan Karakter (PPK).

Mendapatkan predikat sebagai sekolah model dari Kementerian Pendidikan Republik Indonesia, Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Tualang Kabupaten Siak kerap berinovasi di segala bidang, terlebih dalam hal PPK.

Ketika ditemui Infosiak.com beberapa waktu lalu, Dra. Yulita menyampaikan bahwa ia bersama guru dan siswa-siswi akan selalu berupaya untuk melakukan inovasi.

Salah satu inovasi yang dilakukan pihak sekolah Yulita mengatakan yakni dalam hal PPK. Seperti bagi siswa yang terlambat datang ke sekolah akan diberikan sanksi membaca ayat kitab suci.

“Kalau dulu siswa yang terlambat datang ke sekolah dijemur sebagai hukumannya, sekarang tidak lagi, contohnya bagi siswa yang terlambat datang kita beri hukuman mengaji bagi murid yang beragama muslim, sesuai dengan kepercayaan yang dianut oleh siswa,” kata Kepala Sekolah SMAN 2 Tualang Dra Yulita, Rabu (25/10/2017).

Baca Juga:  Ada Masalah, Pengumuman Hasil Ujian Nasional SMP Diundur

Selain itu, dengan bahan papan triplek bekas dan biaya cat dari sekolah setiap roombel diwajibkan membuat bacaan yang mengandung 5 unsur dalam PPK, yang mana bacaan-bacaan itu akan dipampang di bagian sekitar pekarangan dalam sekolah.

“Kita minta mereka buat bacaan yang mengandung unsur religius, nasional, integritas, mandiri dan gotong royong. Itu nanti kita pajang, per kategorinya itu sudah ada kita tetapkan tempat-tempatnya. Dengan adanya bacaan seperti itu kita harapkan siswa nantinya akan selalu mengingat, karena dia sering melihat dan membacanya,” terang Yulita.

Baca Juga:  Ada Masalah, Pengumuman Hasil Ujian Nasional SMP Diundur

Lanjutnya, dengan waktu belajar siswa-siswi yang dinilai cukup padat pihak sekolah memberikan keleluasaan untuk menggelar proses belajar-mengajar di luar ruangan.

“Kalau siang biasanya siswa kan sudah ngantuk atau bosan, dengan tetap didampingi guru mereka bisa belajar diluar ruangan, seperti di pendopo atau teras sekolah, kan teduh sekolah kita banyak pepohonan,” tuturnya.

Dalam hal peningkatan mutu tenaga pengajar, selaku Kepsek SMAN 2 Tualang Yulita akan senantiasa menyertakan tenaga didik untuk mengikuti bimbingan, pelatihan dan lainnya.(Ika)

Komentar Facebook Disini Bro

orang komentar