Beranda ADV Siak Pasca PDP Diduga Corona di Siak Meninggal, Masjid SSH Islamic Center Ditutup

Pasca PDP Diduga Corona di Siak Meninggal, Masjid SSH Islamic Center Ditutup

187
Print Friendly, PDF & Email

SIAK (Infosiak.com) – Sehari pasca meninggalnya salah seorang warga berinisial SN yang berstatus sebagai Pasien Dalam Perawatan (PDP) diduga terjangkit virus corona alias covid-19, pihak pengurus Masjid Sultan Syarif Hasyim (SSH) Islamic Center Siak langsung mengambil kebijakan dengan menutup sementara aktivitas shalat berjama’ah di Masjid tersebut.

Pantauan Infosiak.com di lapangan, Senin (13/04/2020) siang, seluruh pintu gerbang masuk Masjid SSH Islamic Center ditutup, dimana pada pagar pintu gerbang masjid terpampang spanduk pemberitahuan yang bertuliskan “Untuk Antisipasi Penyebaran Covid-19, Sementara Waktu Masjid Sultan Syarif Hasyim Tidak Menyelenggarakan Shalat Berjama’ah Secara Umum”.

Baca Juga:  Satu PDP Asal Tualang Dirawat di RSUD Tengku Rafi'an Siak

Sebagaimana diketahui, pada Sabtu (11/04/2020) malam lalu, salah seorang warga yang beralamat di komplek Perumnas Kelurahan Kampung Rempak Kecamatan Siak meninggal dunia secara mendadak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tengku Rafi’an Siak dengan status PDP covid-19. Dimana rumah almarhum PDP tersebut, hanya berjarak sekitar 300 meter dari komplek Masjid SSH Islamic Center Siak.

kpu'

Guna mendapatkan informasi lebih lanjut soal penutupan aktivitas shalat berjama’ah di Masjid SSH Islamic Center itu, Infosiak.com telah memintai penjelasan dan tanggapan kepada Camat Siak Tengku Indra Putra, selaku pimpinan tertinggi di wilayah Kecamatan Siak.

Baca Juga:  Diduga Meninggal Karena Corona, Warga Keturunan Tionghoa di Siak Dimakamkan Sesuai Protap

“Iya, salahsatu dasar penghentian aktivitas shalat berjama’ah di Masjid SSH Islamic Center itu adalah adanya surat imbauan Bupati Siak tentang pembatasan aktivitas di malam hari untuk memutus mata rantai penyebaran corona virus disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Siak,” terang Tengku Indra.

Lebih lanjut Camat Tengku Indra menjelaskan, terkait penghentian aktivitas di sejumlah tempat ibadah di Siak itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Siak, Kemenag, serta seluruh UPIKA yang ada di wilayah Kecamatan Siak.

Baca Juga:  Permudah Layanan Publik, Pemkab Siak Wacanakan Bangun MPP Satu Pintu

“Kita juga sudah berkoordinasi dengan seluruh UPIKA. Tak hanya aktivitas shalat berjama’ah di Masjid SSH Islamic Center saja yang kita hentikan untuk sementara waktu, tapi seluruh masjid dan gereja maupun wihara yang ada di wilayah Kecamatan Siak juga kita minta untuk menutup aktivitasnya. Kita minta agar masyarakat beribadah di rumah saja hingga batas waktu yang belum ditentukan,” tutupnya.

Laporan: Atok
Editor: Afrijon

kpu'
loading...