Beranda Mempura Warga Kampung Paluh Keluhkan Kondisi Jalan Wakaf

Warga Kampung Paluh Keluhkan Kondisi Jalan Wakaf

109
0
BERBAGI
alterntif text

SIAK (Infosiak.com) – Warga Kampung Paluh Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak keluhkan kondisi jalan wakaf yang ada di RT 05/ RW 01. Pasalanya, hingga saat ini kondisi jalan itu sangat memprihatinkan. Sehingga, anak sekolah yang melintas di sana harus berjuang melawan lumpur. Kendati demikian, pemerintah setempat belum merealisasikan pembangunan jalan itu.

“Kalau jalan itu lebih tua dari jalan yang sudah dibangun oleh pihak desa/kampung. Masak gak dibangun bangun sampai saat ini. Kasihan mas, anak sekolah yang berada di sana keselamatan mereka terancam,” kata RN tokoh masyarakat Kampung Paluh yang enggan disebutkan namanya kepada wartawan Rabu, (24/1 /2018) sembari memperlihatkan kondisi jalan wakaf.

RN juga menyayangkan, pembangunan yang selama ini dilakukan pemerintah kampung tidak mengutamakan sekala perioritas. Menurutnya, pembangunan dilakukan tidak menilai kepentingan masyarakat banyak, melainkan ada unsur tertentu.

“Setiap rapat RAPBKam jalan itu diusulkan. Namun, hingga saat ini belum terealisasi. Selama ini dapat kita lihat mana yang sudah dibangun oleh pihak desa atau kampung jalan yang tidak ada warganya, melainkan jalan untuk pergi mengarah ke kebun sawit aja. Apakah itu yang namanya sekala perioritas,” lanjutnya.

ali

Lebih lanjut RN menjelaskan, selama ini ketika mendengar bahwa jalan Wakaf itu di ajukan ke pihak dinas ia tidak spendapat. Menurutnya, jalan itu hanya cukup dibangun menggunakan Anggaran Dana Kampung tidak perlu sampai ke Kabupaten.

“Jalan itu cuma 500 meter panjangnya, saya rasa dengan ADK cukup untuk membangun jalan tersebut. Kenapa pulak harus diarahkan ke Kabupaten,” tegasnya.

Sementara itu Sudibyo, Penghulu Kampung Paluh mengatakan, kalau jalan Wakaf itu sudah sering dimasukkan di setiap Musrenbang. Ia juga berdalih saat ini kondisi keuangan tidak memungkinkan untuk membangun jalan tersebut.

“Kita sudah mengusulkan pembangunan jalan Wakaf itu di setiap Musrenbangkam. Sejak tahun 2016 kita usulkan bahkan sudah sampai ke Dinas PU Tarukim Kabupaten Siak. Ya tahu sendirilah, kondisi keuangan saat ini tidak memungkinkan,” terangnya singkat.

Senada juga disampaikan OK Rendra Camat Kecamatan Mempura, dikatakannya kondisi keterbatasan anggaran saat ini sangat besar pengaruhnya dalam setiap kegiatan pembangunan. Menurut Camat, setiap desa atau kampung memiliki sekala perioritas masing-masing.

“Setiap desa atau kampung punya sekala perioritas masing-masing. Untuk di Kampung Paluh itu mungkin pemerintah Kampung tidak memprioritaskan jalan Wakaf itu sebagai Sekala perioritas, tapi ada pembangunan yang lainnya. Apalagi sekarang tahu sendirilah, kondisi keuangan lagi sangat sulit di Siak,” pungkas Camat. (Koko)

ali

Komentar Facebook Disini Bro

orang komentar