Beranda Kesehatan Warga Desa Senang Kehadiran Mahasiswa STIKes Kukerta

Warga Desa Senang Kehadiran Mahasiswa STIKes Kukerta

1268
0
BERBAGI
alterntif text

SUNGAI APIT, infosiak.com – Sedikitnya 45 orang mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Pekanbaru menjalankan masa pengabdiannya kepada masyarakat, kuliah kerja nyata (Kukerta) di Desa Rawa Mekar Jaya Kecamatan Sungai Apit dalam kurun dua bulan. Setelah sebulan lebih berada di desa, berbagai aktifitas dilakukan bersama warga desa, dalam membangun kesehatan masyarakat dan kegiatan sosial lainnya.

Kades Rawa Mekar Jaya, Suwito kepada infosiak.com Minggu (16/11/14) mengaku senang keberadaan mahasiswa STIKes di desanya, selain mengaktifkan kegiatan kemasyarakatan, keberadaan mahasiswa STIKes tentu mendorong tongkat kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan memperluas pengetahuan dan wawasan tentang kesehatan.

DPRD

“Tak terasa sudah 45 hari mahasiswa STIKes Pekan baru berada di desa kami, yang terpelosok dan terpencil. Kami akan terus bahu membahu dan saling bekerjasama dalam menjalankan program kesehatan masayarakat dan kegiatan sosial lainnya dalam dua bulan,” ujar Suwito.

Memang masa tugas sebagai pengabdian para Mahasiswa ini, yang hanya dua bulan tentu tidak lama. Bahkan hanya tinggal beberapa hari saja. Namun bermacam macam kegiatan telah dilakukan selama berada di desa Rawa Mekar Jaya.

“Tidak hanya kegiatan gotong royong membersih pekarangan dan lingkungan warga, mereka juga menfokuskan pembersihan pekarangan Musholla Muftahul Ikhsan di RT 02 dusun II. Ini tentu hal positif yang perlu diketahui warga desa sepulangnya para Mahasiswa nantinya,” ujar Suwito.

Banyaknya kekurangan infrastruktur desa, karena memang umur desa yang masih muda, dan baru 5 tahun menjadi desa mandiri, tentu jauh tertinggal dengan desa lain. Apalagi letak desa yang terisolir membuat banyak persoalan infrastruktur desa yang perlu dilengkapi. Namun begitu para mahasiswa tampak senang dan serius menjalani masa-masa pengabdiannya.

Koordinator Kukerta Mahasiswa STIKes Pekanbaru, Widesri Riani, mahasiswa jurusan Kesehatan Masyarakat (SKM) menyebutkan mahasiswa dalam kegiatannya pengabdian kepada masyarakat yang merupakan salah satu Tri Bakti Perguruan Tinggi, sangat banyak dibantu masyarakat desa, khususnya Kepala Desa.

“Pak Kades Suwito dan warga sangat banyak membantu kami selama berada di desa ini. Kami mahasiswa stiker merasa betah dan begitu akrab dengan masyarakat desa,” jelasnya

“Kegiatan kuliah kerja nyata ini, merupakan langkah dalam menerapakan teori yang didapati di bangku kuliah. Dan tentunya dengan melihat dan menyaksikan kehidupan di masyarakat desa, kami dituntut dapat menganalisisnya sesuai dasar ilmu kesehatan, merencanakan Intervensi, ekskusi hingga evaluasi dalam kegiatan kesehatan. Dan kami berupaya dapat memberi pelayanan dengan sunguh-sunguh, sehingga masyarakat memiliki pengetahuan dan wawasan memadai dalam penerapan kesehatan masyarakat,” lugas Widesri.(ada)

Komentar Facebook Disini Bro

orang komentar