Beranda Kesehatan Jalin PKS, Peserta BPJS Ketenagakerjaan akan di Klaim di Seluruh Puskesmas Kabupaten...

Jalin PKS, Peserta BPJS Ketenagakerjaan akan di Klaim di Seluruh Puskesmas Kabupaten Siak

15
0
BERBAGI
alterntif text

SIAK (Infosiak.com) – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Siak menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan seluruh puskesmas yang ada di Kabupaten Siak. Dengan begitu Peserta BPJS Ketenagakerjaan akan di Klaim di Seluruh Puskesmas yang terdapat di Kabupaten Siak.

Hal ini dibuktikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja sama Trauma Centre antara BPJS Ketenagakerjaan dengan seluruh puskesmas se-Kabupaten Siak pada tanggal 10 Oktober 2017 lalu di Aula Dinas Kesehatan Siak.

Penandatanganan Perjanjian Kerjasama ini didahului dengan penandatanganan MoU antara BPJS Ketenagakerjaan dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Siak tentang Pelayanan Trauma Centre di Kabupaten Siak.

“Salah satu dukungan BPJS Ketenagakerjaan untuk Pemerintah Kabupaten Siak adalah mengcover pembiayaan yang timbul akibat kecelakaan kerja yang dialami para pekerja,” kata Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Siak Rini Rahmadyani kepada Infosiak.com, (12/10/2019).

Baca Juga:  Anda Pekerja Bukan Penerima Upah, Ayo Daftar BPJS Ketenagakerjaan Mandiri

“Resiko kecelakaan kerja tidak dapat dihindari dalam menjalani pekerjaan. Ruang lingkup kecelakaan kerja adalah sejak berangkat dari rumah, bekerja di tempat bekerja dan ke tempat lainnya yang ada hubungannya dengan pekerjaan, sampai tiba di rumah kembali melalui jalur umum yang biasa dilalui. Apabila dalam ruang lingkup itu terjadi kecelakaan maka termasuk dalam kategori kecelakaan kerja,” sambung Rini.

Lebih lanjut Rini menjelaskan, untuk menangani kasus kecelakaan kerja ini para pekerja membutuhkan faskes yang lengkap dan memadai untuk menangani kasus kecelakaan yang terjadi.

Sering kali para pekerja menggunakan fasilitas pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) karena tersedia di seluruh kecamatan di Kabupaten Siak.

Sayangnya selama ini di Kabupaten Siak, pembiayaan kecelakaan kerja yang seyogyanya adalah tanggung jawab pemberi kerja, masih harus menjadi tanggungan pemerintah.

Baca Juga:  Tim Kementerian Kesehatan akan Nilai 4 Puskesmas, Kadis Siak Harap Tahun depan Semua Terakreditasi

“Dengan adanya Mou dan PKS ini, para pekerja yang mengalami kecelakaan kerja dapat langsung dilayani di puskesmas terdekat tanpa membayar biaya perobatan. Adapun biaya perobatan dan perawatan akan ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan dengan adanya tagihan dari puskesmas,” sambung Rini.

Tanggung jawab pemberi kerja adalah mengurus pelaporan kecelakaan kerja ke BPJS Ketenagakerjaan dan melalui fasilitas kesehatan.

“Hal ini tentu saja menguntungkan banyak pihak. Bagi para pekerja dapat langsung dilayani ketika terjadi accident. Bahkan selain biaya perawatan dan perobatan yang ditanggung, para pekerja yang mengalami kecelakaan kerja juga mendapat benefit lainnya seperti penggantian upah sementara tidak mampu bekerja yaitu 100% gaji selama 6 bukan pertama, 75% gaji selama 6 bulan kedua dan 50% gaji dari bulan ke13 dan seterusnya sampai tutup kasus,” jelasnya.

Baca Juga:  Lomba Bayi Sehat PT. CPI Minas, Juara Satu, Yulia Marta Janji Jaga Kesehatan Anak

Selain itu juga para pekerja yang mengalami cacat akibat kecelakaan kerja akan mendapatkan santunan cacat.

Apabila kecelakaan kerja tersebut mengakibatkan kematian maka ahli waris akan mendapatkan santunan kematian sebesar 42 kali gaji, santunan berkala Rp 200 ribu selama 24 bulan, bantuan biaya pemakaman sebesar 3 juta rupiah dan bantuan beasiswa bagi 1 orang anak sebesar 12 juta rupiah.

Hal ini tidak hanya berlaku bagi pekerja dari perusahaan, pekerja mandiri pun seperti tukang ojek, petani, pemulung, buruh bangunan, selama adalah peserta BPJS Ketenagakerjaan dapat menikmati layanan trauma centre di seluruh kecamatan Kabupaten Siak.(Jon)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here