Beranda Kesehatan ASKES, JAMKESMAS, JAMKESDA Mulai Hilang Digabung dan Ditransformasi Menjadi JKN

ASKES, JAMKESMAS, JAMKESDA Mulai Hilang Digabung dan Ditransformasi Menjadi JKN

5
0
BERBAGI

SIAK (Infosiak.com) – Jauh sebelum dimulainya era BPJS Kesehatan, beberapa nama program kesehatan pemerintah yang juga ditujukan untuk memberikan jaminan kesehatan nasional, beberapa diantaranya adalah Asuransi Kesehatan (ASKES), Jaminan Kesehatan Masyarakat (JAMKESMAS) dan Jaminan Kesehatan Daerah (JAMKESDA). Namun di era BPJS saat ini program-program tersebut seiring waktu mulai menghilang, dan seluruhnya akan digabungkan untuk ditransformasi menjadi Jaminan Kesehatan Nasional atau JKN.

Dalam hal ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Siak mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat atau JKN-KIS tersebut. Salah satu komitmennya adalah dengan didaftarkannya masyarakat miskin dan tidak mampu yang ada di Kabupaten Siak ke BPJS Kesehatan Kabupaten Siak.

Hal itu disampaikan Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kabupaten Siak Rina Elvita Purba, saat dijumpai oleh tim liputan Humas Siak, Sabtu (9/6/2017) kemarin.

Rina mengatakan, Peserta Bantuan Iuran atau PBI, dimana iurannya dibayar oleh Pemda Siak dari APBD yang dimulai pada tahu 2015. Untuk identitas Peserta PBI APBD Siak ini sebelumnya adalah e-id dan sekarang sudah dicetakkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang saat ini sedang didistribusikan oleh Dinas Kesehatan bekerjasama dengan Kecamatan.

Baca Juga:  Pemilik Depot Air Isi Ulang di Siak, Diminta Miliki Izin Labor

“Simbolis penyerahan KIS tersebut dilakukan oleh Bapak Bupati dan Wakil Bupati Siak pada acara Safari Ramadhan 1438 H di 14 kecamatan,” ujar Rina.

Adapun jumlah distribusi KIS PBI APBD adalah sebagai berikut; Kecamatan Bungaraya sebanyak 549, Dayun 303, Kandis 603, Kerinci Kanan 683, Koto Gasib 775, Lubuk Dalam 654, Mempura 495, Minas 649, Pusako 128, Sabak Auh 381, Siak 452, Sungai Apit 804, Sungai Mandau 348 dan Tualang sebanyak 1.221, dengan jumlah keseluruhan sebanyak 8.045.

Dalam kesempatan itu, Rina mengajak bagi masyarakat yang mampu agar segera mendaftarkan diri jauh-jauh hari sebelum sakit.

Baca Juga:  Masuki Musim Hujan, DPRD Minta Diskes Sigap Tangani DBD
alterntif text

“Segeralah mendaftarkan diri, jangan nunggu sakit baru mendaftar. Karena ada masa tunggu selama 14 hari, sejak kartunya diterbitkan,” jelasnya.

Rina menambahkan, bagi masyarakat yang tidak mampu, data tersebut akan divalidasi kembali untuk diusulkan ke PBI APBD. Kalau kuota PBI APBN masih ada, akan dimasukan ke APBN.

Ditempat terpisah Bupati Siak Syamsuar, berharap pelayanan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan bisa lebih meningkat.

Dirinya juga mengajak masyarakat untuk segera mendaftar sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminas Sosial (BPJS) itu.

Disampaikannya pula, agar pihak BPJS memberikan kemudahan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta bisa sejalan dengan program yang dibuat oleh Pemkab Siak.

Disamping itu, Pemkab Siak melalui Dinas Kesehatan menjamin warga miskin untuk mendapatkan pelayanan kesehatan gratis di RSUD Siak, termasuk rumah sakit rujukan yang ada di Pekanbaru.

Baca Juga:  DBD Terus Mewabah, MPKS Gelar Aksi Fogging 1000 Rumah

Jaminan pelayan kesehatan gratis tersebut mulai dari puskesmas, puskesmas pembantu dan polindes, termasuk persalinan bagi ibu hamil. Ini sudah dimulai sejak tahun 2012 yang lalu, bila diperlukan rujukan dikrim ke RSUD Tengku Rafian, RSUD Selasih Pelalawan untuk rujukan daerah Lubuk Dalam dan Kerinci kanan.

Sementara, RSUD Duri untuk Kandis, ini dalam rangka mendekatkan pelayan. Sedangkan di Pekanbaru kita dapat menggunakan RS Arifin Ahmad dan RS Ibnu Sina, dan di Jakarta RS Jantung Harapan Kita, RSCM dan RS Orthopedi Solo.

Ini semua ditanggung oleh Pemkab Siak, termasuk biaya transportasi, pemondokan dan 1 orang pendamping dari keluarga.

Saat ini, Pelayanan kesehatan gratis tersebut hanya diberikan kepada orang yang tidak mampu. Hal itu sesuai dengan ketentuan Kemendagri, yaitu Permendagri Nomor 31 tahun 2016.(rls)

http://www.infosiak.com/

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here