Beranda Kepri Ini Otak Pelaku Komplotan Begal di Batam dan Jam Operasi

Ini Otak Pelaku Komplotan Begal di Batam dan Jam Operasi

594
kpu'
Print Friendly, PDF & Email

BATAM (Infosiak.com) – Unit Reserse Kriminal Polsek Batam Kota berhasil menangkap 7 orang yang merupakan satu komplotan pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) atau begal.

Kapolresta Barelang AKBP Prasetyo Rachmat Purboyo mengatakan, ketujuh pelaku sebelumnya melakukan aksi begal di kawasan Batam Kota, Batam, Kepulauan Riau.

Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa komplotan ini selalu lebih dulu menenggak minuman keras (miras) sebelum melakukan aksinya.

Baca Juga:  Jelang Natal, PELNI Tingkatkan Pelayaran dan Kapal dari Batam, Segini Harga Tiket Terbaru

“Jadi mereka ini rata-rata geng motor dan saat mereka berkumpul, mereka adakan pesta miras. Setelah itu baru mereka sepakat lakukan begal di sekitar wilayah Batam Kota dan rata-rata kejadian di atas Pukul 00.00 WIB,” kata Prasetyo di Polresta Barelang dilansir laman kompas, Senin (11/11/2019).

kpu'

Ketujuh pelaku tersebut, yakni Dedi Saputra (26), Ariesko Levy Saputra (21), M Leo (20), Lutfi Yudistira (19), Andi M (19), Musryari (19) dan M Juliadi (22).

Baca Juga:  Ini 12 Perusahaan yang Buka Lowongan di Job Fair Batam dan Posisi Dibutuhkan

Dari hasil pemeriksaan, komplotan ini mengakui telah melakukan pencurian dengan kekerasan sebanyak 3 kali.

Masing-masing di kawasan Harmonie One, Politeknik Batam dan Botania 2.

“Otak pelakunya adalah Dedi, Dia lah yang merencanakan semuanya,” kata Prasetyo.
Bahkan, saat penangkapan, Dedi terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas, karena berusaha melawan.

Baca Juga:  Waspada, Badai Topan Tisoy di Fillipina Berefek Hingga Kepulauan Riau, Begini Dampaknya!

Selain ketujuh pelaku, Unit Reskrim Polsek Batam Kota juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti.

Masing-masing berupa 3 senjata tajam, 4 unit sepeda motor dan 1 unit ponsel.

Para pelaku ini dijerat Pasal 365 ayat (2) KUHP dengan ancaman 10 tahun penjara.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati ketika berkendara di malam hari,” kata Prasetyo.

Sumber : Kompas
Editor : Afrijon

kpu' kpu'
tour_de'