Beranda Pertanian Kini Tanaman Aren Jadi Sumber Mata Pencaharian Baru Warga Kabupaten Siak

Kini Tanaman Aren Jadi Sumber Mata Pencaharian Baru Warga Kabupaten Siak

252
0
BERBAGI
alterntif text

SIAK (Infosiak.com) – Ketua Asosiasi Aren Provinsi Riau Warsito menyebutkan, saat ini masyarakat berpikir sawit sawit terus, pada hal ada tanaman yang nilai ekonominya sangat luar biasa, yang ramah lingkungan, tanaman konservasi dan tanaman hutan yang dapat tumbuh di sekitar kita yaitu tanaman Aren.

Meskin pun masyarakat sudah mengenal tanaman ini, namun belum begitu paham, manfaat dan cara membudidayakannya. Pada akhirnya tanaman ini tumbuh liar dibiarkan begitu saja.

DPRD

“Saat ini kami sedang mengembangkan tanaman aren di Kia Jaya Kijang Mati Pelalawan, kami menanam aren diatas tanah seluas 10 hektar. Dengan jumlah 1.300 batang, di tanam diantara batang sawit atau (sisip). Saat ini yang sudah menghasilkan ada 18 batang aren, Kata Warsito saat memberi materi di hadapan peserta sosialisasi di Kantor Bupati Siak kamis, (31/05/2018) pagi.

Baca Juga:  Dipasarkan Keluar Daerah, Petani Jambu Kristal Binaan CSR IKPP Raup Puluhan Juta Rupiah

Ditambahkan Warsito lagi, dari 18 batang aren per 1 batang menghasilkan 10 liter nira, dimana perliter nira di jual seharga Rp 10 ribu. Di kalikan 10 liter menjadi Rp.100 ribu hasil perbatangnya. 18 batang aren mampu berproduksi 180 liter nira sama hasilnya Rp 1.800 ribu per hari nya.

“Ini baru dari air niranya saja yang kita olah, belum lagi dari buah kolang kaling, daun, tepung aren dan batang nya dapat di manfaatkan sebagai bahan forniture. Tanaman ini dari daun hingga akar semuanya bermanfaat tidak ada yang terbuang,” kata Warsito.

Baca Juga:  KPH Tahura Minas Beri Pembekalan Budidaya dan Panen Lebah Madu Kelulut

Hal senada juga di ungkapkan oleh Dewan Pimpinan Wilayah (AAI) Asosiasi Aren Indonesia Provinsi Riau Muhamad Dun mengatakan, aren ini tanaman yang multi manfaat mulain dari daun hingga akarnya bernilai ekonomi, bahkan prospek ekonominya dapat mengalahkan kelapa sawit, tanaman aren dapat di panen setiap hari. Tentu hasilnya 10 kali lipat di banding kelapa sawit.

Tanaman aren ini merupakan tanaman asli indonesia, yang dapat tumbuh di kondisi tanah yang tidak khusus, sehingga dapat tumbuh pada tanah-tanah liat, dan berpasir, tetapi aren tidak tahan pada tanah masam (pH tanah yang rendah). Aren dapat tumbuh pada ketinggian 0 – 1.400 meter di atas permukaan laut, pada berbagai agro ekosistim dan mempunyai daya adaptasi yang tinggi terhadap lingkungan tumbuhnya.

“Tanaman aren mampu tumbuh di segala kondisi, termasuk di tanah gambut, namun lebih disarankan ditanah bermineral. Saya berharap tanaman aren ini dapat di budidayakan di kabupaten Siak,” terang Muhama Dun.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Siak Syafrilenti mengatakan, Apa yang terbayang oleh kita tentang tanaman aren, di siak tanaman ini tumbuh secara liar, dan tanaman ini sangat mudah di temui, yang tumbuh sejak zaman kerajaan dulu.

“Aren ini tanaman tua yang sejak zaman dulu sudah ada, paling masyarakat siak memanfaatkan batang aren ini, mengambil buah untuk di jual dan niranya di ambil sebagai minuman,” kata Lenti.

Menururnya, setelah kami mendengarkan manfaat dan nilai ekonominya batang aren ini cukup tinggi. Harapannya melalui sosialisasi  tanaman aren ini dapat di kembangkan di kabupaten Siak, sehingga menjadi sumber baru bagi kesejahteraan masyarakat Siak.

Tambah nya lagi, sebagai daerah tujuan wisata kabupaten Siak, dengan di kembangkannya budidaya tanaman Aren ini, akan melairkan industri kreatif dan industri rumahan yang meproduksi oleh oleh khas Siak yang bahanbakunya berasal dari tepung dan gula aren,” pungkas Syafrilenti.

Sumber : Rilis-Humas
Editor : Afrijon

Komentar Facebook Disini Bro

orang komentar