Beranda Pertanian Bappeda Riau, Apresiasi Irigasi Bungaraya 

Bappeda Riau, Apresiasi Irigasi Bungaraya 

193
0
BERBAGI
alterntif text

BUNGARAYA (Infosiak.com) – Saat monitoring Pompanisasi irigasi di Kampung Bungaraya, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, Riau pada Kamis, (19/4/2018) Kepala Bidang (Kabid) Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Riau, Hardison MP beri apresiasi terhadap keadaan irigasi yang ada di Kecamatan tersebut.

Menurutnya, irigasi yang ada di Kabupaten Siak perlu diterapkan juga di Kabupaten lain. Ia, juga menceritakan awal mula semasa ia menjadi pegawai di Siak sepuluh tahun lalu.

“Saya mulai dulu dari awal ya, dulu saya pernah menyaring semua keluhan kepala Desa terkait susahnya saluran irigasi di Kecamatan Bungaraya untuk mengairi sawah kala itu. Pada waktu  itu saya juga pernah menjadi pegawai pertanian dan perkebunan semasa Bupati Arwin AS. Ya, sekitar sepuluh tahun yang lalu, sekarang saya tugas di Bappeda Riau. Ternyata, sekarang sudah dibangun sistem Pompanisasi yang luar biasa di Bungaraya. Sehingga, keluhan petani terkait susahnya mengairi sawahnya sudah tidak ada lagi,” kata Hardison saat dikonfirmasi Infosiak.com.

Hardison juga mengatakan, pihaknya akan berkordinasi dengan pemerintah daerah provinsi Riau, agar sistem Pompanisasi irigasi juga dibangun di daerah Kabupaten lain yang memiliki potensi besar di sektor pertanian.

“Kita akan mengusulkan kepada pemerintah daerah provinsi Riau, agar di Kabupaten lain yang memiliki potensi besar di sektor pertanian juga dibangun Pompanisasi seperti yang ada di Kecamatan Bungaraya. Sehingga, pertanian yang ada di provinsi Riau penghasilannya lebih meningkat lagi,” tambahnya.

Lebih jauh Hardison juga mengatakan, pada kegiatan itu ia ingin melihat secara langsung penggunaan Pompanisasi yang sudah terbangun.

“Tadi saya bersama pak Camat Bungaraya menyaksikan suruh pompanisasi yang sudah ada itu. Saya juga pingin tahu secara langsung bagai mana semburan air yang dialirkan melalui pipa hingga di persawahan masyarakat,” tukasnya.

mtq ali

Meskipun demikian, banyak pekerjaan pada pembangunan Pompanisasi itu yang masih belum maksimal. Nyatanya, pada penimbunan pipa sebagai penyaluran air di beberapa titik tidak tertimbun rapi. Sehingga, dikhawatirkan jalan masyarakat yang ada menjadi sempit akibat pergeseran tanah.

 

Kondisi pipa pompanisasi urigasi di Bungaraya yang merupakan proyek DAK dari APBN tahun 2017 yang belum tuntas prngerjaanya

Selain itu, masih juga ditemukan keretakan pada bangunan pagar yang kondisinya pecah dari awal pekerjaan berlangsung dan belum diperbaiki oleh kontraktor hingga saat ini. (Koko)

ali

Komentar Facebook Disini Bro

orang komentar