Beranda Pariwisata Siak Kota Pusaka Indonesia Menuju Warisan Dunia

Siak Kota Pusaka Indonesia Menuju Warisan Dunia

294
0
BERBAGI

SIAK (Infosiak.com) – Peristiwa percobaan pembakaran dan perusakan beberapa koleksi Istana Siak oleh oknum berinisial TSA (41) beberapa waktu lalu dengan cara menyiramkan bensin dan membakarnya membuat masyarakat Riau terkejut. Apalagi Istana Siak yang bernama Assyeriah Hasyimiah menuju sebuah kota warisan dunia.

alterntif text

Istana Siak yang dibangun semasa Sultan Hasyim (1898 M) yang menjadi kebanggaan Masyarakata Melayu di Riau, merupakan peninggalan warisan kesultanan Siak Sri Indrapura yang pernah menguasai Sumatera Tengah hingga Pantai Timur Sumatera, di dalam bangunan tersebut terdapat banyak koleksi kesultanan yang tak ternilai harganya, mulai dari barang-barang pribadi Sultan (Hasyim dan Kasim II) hingga manuskrip-manuskrip Melayu Kuno dan arsip-arsip perjanjian kesultana dengan Negara-negara asing seperti Inggris, Belanda dan Jepang.

Hal ini tidak bisa dipungkiri karena Siak Sri Indrapura pada masa akhir abad 18 memiliki banyak hubungan diplomasi dengan Negara-negara tersebut mengingat peran pentingnya jalur Sungai Jantan (Siak) dalam perdagangan dunia sebagai gerbang lalulintas hasil bumi pedalaman Sumatera ke Melaka yang merupakan Bandar Pelabuhan Besar tempat berkumpulnya pedagang-pedagang dunia.

alterntif text

Bupati Siak Syamsuar beberapa tahun belakangan ini telah melakukan upaya konkrit untuk mengangkat sisi sejarah dan kebudayaan Siak Sri Indarpura.

Keberhasilan Pemerintah Kab Siak di akhir tahun 2017 dibidang Pelestarian Warisan peninggalan masa lalu terbukti dengan ditanda tanganinya Piagam Kota Pusaka pada bulan Desember 2017 yaitu komitmen bersama antara Kementrian PUPR dan Pemkab Siak dalam melindungi aset Warisan Pusaka Siak dalam kebijakan Penataan Ruang dan pembenahan sara prasarana. Masuknya Kabupaten Siak dalam Program Kota Pusaka merupakan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Riau khususnya masyarakat Siak, karena dari seluruh Kabupaten/Kota di Riau hanya Kabupaten Siak satu-satunya yang berhasil meraih Kota Pusaka.

Wan Hamzah selaku Ketua Masyarakat Peduli Kabupaten Siak (MPKS) pada Kamis (11/1/2018) mengatakan sangat berharap agar Bupati segera membentuk Badan Pengelola Khusus Kota Pusaka (BPK2P) yang telah tertuang di dalam Rencana Aksi Kota Pusaka. “Selain itu saya berpesan kepada dinas terkait dengan pengelolaan Istana Siak untuk segera melakukan kerja konkrit serta pembenahan jika ingin Istana Siak menjadi salah satu destinasi unggulan wisata bagi Kabupaten Siak yang tengah menapak menuju Kota Warisan Dunia,” ucapnya.(Bot)

alterntif text
tunggu...

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here