Beranda Pariwisata Dewan Kerja Ranting Dan Bascom Adakan Kunjungan ke Hutan Magrove

Dewan Kerja Ranting Dan Bascom Adakan Kunjungan ke Hutan Magrove

140
0
BERBAGI
alterntif text
alterntif text

SIAK (Infosiak.com) – Dalam rangka meningkatkan kecintaan terhadap Alam Semesta, Gerakan Pramuka Dewan Kerja Ranting dan Bungaraya Scoud Comunity Kecamatan Bungaraya mengadakan kunjungan penanaman magrove di Hutan Magrove Kampung Rawa Mekar Jaya, Kecamatan Sungai Apit kemarin. Kunjungan ini baru pertama kalinya dilakukan oleh gerakan pramuka bungaraya untuk mengenal lebih jauh apa itu hutan mangrove dan apa manfaatnya dalam kehidupan sehari hari.

“Kami beserta anggota Dewan Kerja Ranting dan anggota Bungaraya Scoud Komunity Gerakan Pramuka Bungaraya mengadakan kunjungan ke hutan magrove yang terkenal sangat indah itu di Rawa Mekar Jaya. Selain kami ingin melihat keindahan magrove tersebut kami juga ingin tahu cara membudidayakan magrove dan cara memanfaatkan buah magrove untuk makanan khas Siak yang dikenal dengan Dodol Berembang, Sirup Berembang, Selai Beremban dan lain-lain,” kata Masrudin, Ketua DKR Gerakan Pramuka Bungaraya kepada awak media, Kamis (12/01/2017).

Menurut Masrudin, hutan magrove yang dikelola dengan baik oleh masyarakat, baru kali ini ia jumpai. Selama ini magrove hanya dikenal sebagai kayu atau pohon yang hidupnya indentik dipinggiran sungai dan hanya berguna untuk menahan abrasi, namun ternyata disisi lain bohon magrove sejenis berembang ternyata buahnya sangat bermanfaat untuk dibuat makanan yang khas.

Baca Juga:  Mentor Tim IKKON sebut Potensial Wisata ada pada Danau dan Sungai Siak

“Selama kami di Hutan Magrove Kampung Rawa Mekar jaya kami menelusuri jalan yang terbuat dari papan yang jaraknya cukup jauh, keindahan akan magrove yang bercabang-cabang dan semilirnya angin dan udara yang segar membuat kami terasa disurga, nyaman, tentram dan bahagia, pokoknya kalau stres dibawa kehutan magrove bisa plong (seger),” ungkapnya dengan penuh rasa bahagia.

Hal senada diungkapkan Uus, anggota Bascom yang mengikuti kegiatan kunjungan ke hutan magrove. Ia mengatakan dengan dikelolanya hutan magrove ini secara baik tentunya dapat menghasilkan pendapatan bagi masyarakat tempatan.

“Kalau di Jawa, tempat-tempat rekreasi seperti itu sangat langka dijumpai, dan bahkan kalau ingin ketempat wisata kita harus bayar beberapa ribu, namun di Siak kita tidak bayar padahal untuk mengelola hutan magrove ini sangat membutuhkan biaya, apa lagi didalam hutan magrove ini ada rumah pohonnya dan ada rumah untuk istrahat sambil menikmati angin dan oksigen yang segar,” ungkapnya.

“Kami sebagai masyarakat Siak sangat bangga ada masyarakat yang dengan swadaya melestarikan hutan magrove untuk dijadikan tempat pariwisata, dan menjaga magrove agar tetap lestari sepanjang masa,” ujarnya.

Baca Juga:  Safari Ramadhan di Bungaraya, Alfedri ajak Warga Aktifkan Siskamling

Penghulu Kampung Rawa Mekar Jaya Suwito melalui Kraninya Setiono mengatakan bahwa sudah kewajibannya untuk menjaga lingkungan kususnya hutan magrove agar tetap lestari. Apa lagi saat seperti ini, pohon-pohon besar atau hutan sudah hampir tidak ada lagi karena ditumbang dan dijadikan perkebunan sawit dan lain-lain.

“Untuk itu, agar anak cucu kita bisa menikmati indahnya hutan magrove ini maka kita harus menjaganya dan melestarikannya,” ujarnya.

Lanjut Setiono mencerikan, sebelum dikelolanya hutan magrove yang ada dikampungnya, banyak sekali pohon magrove jenis Bakau yang ditebang secara liar untuk dijual keluar daerah, melihat banyaknya pohon magrove yang ditumbang maka pemerintahan kampung mengambil sikap dan melarang oknum-oknum yang menebang magrove tersebut.

“Dan sejak itulah kami yang juga sebagai anggota Bina Cinta Alam Siak dan sebagai Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat Kabupaten Siak mengelola hutan magrove tersebut agar lebih menarik untuk dijadikan tempat parisata. Alhmadulilah sudah banyak masyarakat dari luar daerah yang sudah mengunjungi hutan magrove ini, dan mudah-mudahan kedepan hutan magrove yang kami kelola ini bisa lebih baik lagi,” pungkasnya.(ato)

Komentar Facebook Disini Bro

orang komentar