Beranda Lingkungan Kadis PU Siak Akui Pendangkalan Sungai Perawang Akibat Kanal Buatan PT IKPP

Kadis PU Siak Akui Pendangkalan Sungai Perawang Akibat Kanal Buatan PT IKPP

105
0
BERBAGI
alterntif text

TUALANG (Infosiak.com) – Dinas PU Tarukim Kabupaten Siak akui bahwa pendangkalan Sungai Perawang di Kecamatan Tualang akibat dari pembuatan kanal PT Indah Kiat Perawang, ia juga mengatakan pihak perusahaan tidak ada melakukan penimbunan badan sungai.

Seperti diketahui sebelumnya, dari keterangan beberapa orang masyarakat menyampaikan bahwa PT IKPP Perawang telah melakukan penutupan atau penimbunan terhadap Daerah Aliran Sungai (DAS) Perawang (sungai asli,alam), namun terkait hal itu Kadis PU Tarukim Siak Irving Kahar mengatakan bahwa pihak perusahaan tidak ada melakukan penimbunan atau penutupan itu.

“Bukan penimbunan, sungai itukan tidak difungsikan. Ketika tidak difungsikan aliran air tidak bisa menjurus sentimen-sentimen yang turun makanya terjadi pendangkalan. Ketika aliran sungai ini dialihkan ke kanal, aliran sungai perawang ini tidak berfungsi, alirannya menjadi kecil, nah ketika alirannya menjadi kecil masyarakat membuang drainasenya atau pembuangannya ke paluh ke tempat yang lebih rendah, tempat rendah ini karena tidak ada di gerus ya jadi endapan,” jelas Irving Kahar saat ditemui Infosiak.com, Jum’at (07/07/2017).

ali

Diakui Irving, pendangkalan yang terjadi terhadap Sungai Perawang memang disebabkan oleh kanal yang dibuat oleh anak perusahan Sinarmas Group itu dan pembuatan kanal tersebut sudah mendapatkan izin.

“Iya itu dia, makanya sekarang kita sudah memfungsikan kembali sungai itu karena dia juga pengalihan itu sudah ada izinnya. BLH kemarin ngomong sudah ada izinnya, pihak PT Indah Kiat kemarin ngomong sudah ada izinnya,” ungkap Irving.

Nantinya pihak Dinas PU Kabupaten Siak akan menempatkan petugasnya guna menjaga pintu air yang akan dibuat oleh PT IKPP Perawang tersebut.

“Kanal itu bisa dimanfaatkan oleh PT Indah Kiat tapi makanya dia membuat bangunan air, debitnya diambil cuma 30 persen. Jadi makanya pintu air itu nanti dibangun di pangkal Sungai Perawang tadi yang sebelum masuk kanal itu. Kita akan letakkan disitu nanti juru pintunya yang mengatur debitnya, jadi kalau banjir langsung kita alihkan,” ucap Irving.

Dari data yang dihimpun oleh Infosiak.com, sejak awal tahun 2017 telah dua kali terjadi banjir yang cukup parah di sebagian wilayah Kecamatan Tualang. Selain curah hujan yang tinggi banjir juga disinyalir disebabkan akibat terjadinya pendangkalan terhadap Sungai Perawang.(Ika)

ali

Komentar Facebook Disini Bro

orang komentar