Beranda Lingkungan Dalam Bulan Ini Saja Terjadi 6 Karhutla, Plt Bupati Siak Minta MPA...

Dalam Bulan Ini Saja Terjadi 6 Karhutla, Plt Bupati Siak Minta MPA Cepat Tanggap

120
0
BERBAGI
alterntif text

SIAK (Infosiak.com) – Pelaksana tugas Bupati Siak H Alfedri memperingatkan jajarannya para Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dilingkungan Pemkab Siak, untuk mewaspadai ancaman terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) sehubungan terjadinya peningkatan suhu udara memasuki musim panas tahun ini. Akibat dilanda musim kemarau yang diprediksi terjadi hingga Bulan Maret mendatang, kata Alfedri beberapa titik panas mulai terpantau dibeberapa kecamatan.

Hal tersebut diungkapkannya saat memimpin Rapat Singkronisasi Pemerintah Daerah Kabupaten Siak bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) di Balai Datuk Empat Suku Siak Sri Indrapura Selama malam (21/02/18). Hadir dalam rapat tersebut Ketua DPRD Siak Indra Gunawan, Kajari Siak Zondri, Kabag Ops Polres Siak Kompor Yohannes Sagala, Perwira Penghubung Kodim 0303 Bengkalis Mayor Inf Sumarno serta sejumlah kepala OPD dilingkungan Pemkab Siak.

“Sesuai dengan surat edaran dari BMKG, Tahun 2018 ini akan terjadi musim kemarau dari pertengahan Februari hingga akhir Maret. Kemudian nanti mulai lagi dari awal Mei sampai Juli. Sudah 7 titik panas (hotspot) terpantau di Kabupaten Siak. Misalnya kemarin sewaktu terjadinya musibah kebakaran Pasar Lama Kampung Dalam, sebagian petugas kita juga masih bertugas memadamkan karhutla di Dayun,” sebutnya.

Baca Juga:  BMKG Prediksi Malam Ini Hujan Deras Disertai Petir di Riau, Termasuk Siak
ali

Alfedri juga mengatakan mendapat laporan saat rapat tengah berlangsung, telah terjadi kebakaran lahan di Kecamatan Sungai Apit.

Namun kata dia kebakaran lahan berhasil dikendalikan tim pemadam yang dipimpin Camat Sungai Apit Suparni bersama Upika.

Untuk itu Alfedri minta jajaran terkait segera meningkatkan koordinasi dan pemantauan di setiap Wilayah Kabupaten Siak, mulai dari tingkat Kampung dan Kelurahan, Kecamatan, dan OPD terkait ditingkat Kabupaten.

“Posko kabupaten harus sudah mulai kita aktifkan, saya minta demikian juga posko yang ada disetiap kecamatan dan kelurahan kampung. Fasilitasi nomor telp aktif yang bisa dihubungi setiap saat,” pintanya.

Baca Juga:  Lebaran Ketiga di Perawang, Terlihat Sampah Menumpuk Hampir Menutupi Badan Jalan

Selain itu, Pelaksana Tugas Bupati juga menghimbau masyarakat luas agar berpatisipasi bersama-sama menjaga hutan dan lahan agar tidak sampai terbakar.

“Jangan ada lagi yang membuka lahan dengan cara membakar, dalam bulan ini saja sudah terpantau 6 kejadian kebakaran hutan dan lahan. Relawan Masyarakat Peduli Api (MPA) juga saya minta agar cepat tanggap dan jangan sampai terlena dengan pencapaian nihil kasus karlahut pada tahun 2017 lalu,” sebut Alfedri.

Selain berdiskusi terkait potensi ancaman karhutla, agenda rapat juga membahas beberapa agenda lain, misalnya terkait musibah kebakaran bangunan cagar budaya di Pasar Lama beberapa hari lalu, dan persiapan menghadapi agenda Pilkada Gubernur Riau Bulan Juni mendatang.(rls)

ali

Komentar Facebook Disini Bro

orang komentar