Beranda Hukrim Kasat Reskrim Akui Tersangka Kasus Pembakaran Istana Siak Miliki Kartu Kuning

Kasat Reskrim Akui Tersangka Kasus Pembakaran Istana Siak Miliki Kartu Kuning

2961
0
BERBAGI
alterntif text
alterntif text

SIAK (Infosiak.com) – Kasat Reskrim Polres Siak mengakui bahwa tersangka kasus pembakaran Ruangan Istana Siak memiliki kartu kuning. Kartu kuning yang disebut sebagai bukti atas kondisi kejiwaan seseorang yang terganggu dan dikeluarkan oleh rumah sakit.

“Ada kartu kuningnya, (obatnya juga) ada,” kata Kasat Reskrim Polres Siak AKP Hidayat Perdana kepada sejumlah wartawan, Rabu (10/1/2018) malam usai Bupati Syamsuar menginterogasi tersangka di Mapolres Siak Kecamatan Dayun.

Namun, Kasat Reskrim AKP Hidayat menyebutkan tetap akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap tersangka dan akan berkoordinasi dengan pihak kedokteran.

Jika dari pihak kedokteran menyatakan bahwa tersangka mengalami gangguan jiwa maka proses penyidikan akan dihentikan (SP3) dan tersangka dilakukan observasi di rumah sakit jiwa.

Baca Juga:  Wakapolsek Tualang Pimpin Penangkapan Terduga Pengedar Narkoba di Perawang

Sementara itu, Bupati Syamsuar ketika diminta tanggapan mengenai adanya pernyataan dari pihak keluarga bahwa tersangka mengalami gangguan jiwa calon Gubernur Riau itu menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kedokteran. “Kalau itu nanti tergantung pemeriksaan dokter,” kata Syamsuar, Rabu malam.

Sebagaimana diketahui sebelumnya ibu tersangka mengaku kepada sejumlah wartawan bahwa anak sulungnya itu mengalami gangguan jiwa semenjak 5 tahun belakangan.

Tersangka pun masih mengkomsumsi obat rutin dari rumah sakit. Bahkan apabila tersangka tidak minum obat maka akan mengalami kegelisahan. “Kalau obat dio tu habis badan dio tu gelisah. Batang pisang belakang rumah tu habis ditumbang,” ungkap Tengku Syarifah Ibu tersangka.

Baca Juga:  Pungli Lagi, Oknum Honorer Dishub Siak Ditangkap Polisi

Sebelumnya sebagaimana diketahui tersangka pembakaran ruangan Istana Siak ditangkap di Pekanbaru oleh gabungan Satuan Reskrim Polres Siak dan Ditreskrimum Polda Riau. Tersangkap ditangkap di Jalan Cempedak saat berada di dalam sebuah mobil travel yang mana dari keterangan tersangka akan berangkat Kabupaten Rokan Hilir pada Rabu (10/1/2018) sekira pukul 16.10 Wib.

Tersangka bekerja sebagai honorer di Kantor Dinas Pendapatan Daerah Riau. Ia mengaku melakukan pembakaran tersebut dikarenakan adanya pesan dari almarhum nenek.(Jon)

Komentar Facebook Disini Bro

orang komentar