Beranda Hukrim Diduga Oknum Panitera PN Siak Temui Pihak Berperkara di Kedai Kopi, Benarkah?

Diduga Oknum Panitera PN Siak Temui Pihak Berperkara di Kedai Kopi, Benarkah?

480
0
BERBAGI
alterntif text
alterntif text

SIAK (Infosiak.com) – Berdasarkan surat edaran Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor: 03/BUA.6/HS/SP/III/2010 Tentang Petunjuk Penerimaan Tamu. Seluruh Aparat Pengadilan di manapun berada, dilarang menerima tamu dari pihak atau yang berkepentingan dengan suatu perkara yang belum, sedang, atau sudah diperiksa.

Dalam hal karena pertimbangan menyangkut proses Administrasi dari suatu perkara harus diterima, maka pertemuan tersebut dihadiri oleh 2 (Dua) pihak berperkara, dengan terlebih dahulu mengajukan permohonan untuk menghadap di kantor tempat bertugas.

Apabila salah satu pihak tidak hadir walaupun telah diberitahukan dengan resmi kepada yang bersangkutan, maka pertemuan harus disaksikan oleh salah seorang pejabat struktural di kantor tersebut.

Baca Juga:  Simpan Sabu, Pria Ini Ditangkap Polisi di Perawang

Sementara salah seorang oknum Petugas Panitera Pengganti di Pengadilan Negeri (PN) Siak inisial (AN), diduga menjumpai seseorang yang lagi berperkara di salah satu kedai kopi di jalan Sapta Taruna Siak Sri Indrapura, Jum’at (19/01/18) lalu.

Saksi mata Purwanto mengatakan, diduga AN menjumpai pihak berperkara yang berdomisili di kecamatan Dayun ketika masih dalam jam kantor, adanya indikasi transaksi di dalam mobil yang dikendarai pihak berperkara dan sudah divideokan untuk dijadikan bukti.

“Sudah saya videokan kejadiannya, dan hingga saat ini masih saya simpan rekaman videonya untuk dijadikan bukti,” ujar Purwanto, kepada awak media.

Baca Juga:  Simpan Sabu, Pria Ini Ditangkap Polisi di Perawang

Atas dugaan adanya oknum Panitera PN Siak yang menemui pihak berperkara di salah satu kedai kopi tersebut, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Siak Abdul Kadir SH, saat dijumpai di ruang kerjanya mengatakan, bahwa oknum yang diduga melakukan pertemuan di kedai kopi itu sudah dipanggil untuk dimintai penjelasan.

“AN sudah dipanggil, dan AN membantah kalau dia menjumpai tamu yang lagi berperkara, tamu itu keluarga AN dari kampung, saya juga sudah sering memberi imbauan kepada anggota, jangan sekali-kali menjumpai orang yang lagi berperkara,” papar Abdul Kadir, Kamis (08/02/2018). (Tok)

Komentar Facebook Disini Bro

orang komentar