Beranda Hukrim Belum Lengkap, Kejari Siak Kembalikan Berkas Perkara Narkoba ke Polisi

Belum Lengkap, Kejari Siak Kembalikan Berkas Perkara Narkoba ke Polisi

154
0
BERBAGI
alterntif text
alterntif text

SIAK (Infosiak.com) – Meski sudah berjalan lebih dari Dua bulan. Namun, kasus tindak pidana Narkoba yang menjerat oknum Lurah Sungai Mempura Kabupaten Siak berinisial (FS), hingga saat ini tak kunjung disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Siak.

Hal itu disebabkan karena proses pemberkasan yang dilakukan oleh pihak Kepolisian Resort (Polres) Siak masih belum lengkap. Bahkan belum lama ini berkas perkara para Tersangka yang dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak dikembalikan lagi ke Polisi.

Sebagaimana dijelaskan oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Siak Jufrizal SH, melalui Jaksa Fungsional Bidang Pidum Slamet Santoso SH, ia mengatakan bahwasanya berkas perkara tindak pidana Narkotika atas Tiga Tersangka (oknum Lurah beserta rekannya, red) yang dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Siak dinyatakan belum lengkap.

Baca Juga:  Simpan Sabu, Pria Ini Ditangkap Polisi di Perawang

“Beberapa hari yang lalu, berkasnya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Siak, tapi masih belum lengkap, sehingga kami kembalikan lagi ke Polisi,” terang Slamet Santoso, Sabtu (10/02/2018) pagi, kepada Infosiak.com.

Seperti diberitakan sebelumnya, oknum Lurah Sungai Mempura berinisial (FS) ditangkap oleh Satres Narkoba Polres Siak saat sedang asyik berpesta Narkoba bersama Dua rekannya di salahsatu kandang ayam milik Tersangka. Dan hingga saat ini mereka (para Tersangka, red) masih menjalani proses pemeriksaan dan penahanan di Mapolres Siak.

Baca Juga:  Simpan Sabu, Pria Ini Ditangkap Polisi di Perawang

“Sampai saat ini para Tersangka masih menjadi tahanan Polisi, karena berkas perkara yang dilimpahkan ke Kejari Siak dinyatakan masih belum lengkap oleh Kejaksaan, dan kita berharap berkasnya bisa secepatnya dilengkapi oleh Penyidik (Polisi, red) karena ada masa penahanan,” lanjut Slamet Santoso.

Berdasarkan informasi yang diterima awak media, saat ini para Tersangka dikabarkan sedang menjalani masa tahanan tambahan (30 hari, red) di Kepolisian. Mengingat penahanan (masa penyelidikan, red) terhadap para Tersangka sudah habis. Dimana para Tersangka ditangkap dan ditahan sejak awal Desember 2017 lalu. (Tok)

Komentar Facebook Disini Bro

orang komentar