Beranda Headline Opini Jangan Salah Pilih

Jangan Salah Pilih

102
0
BERBAGI
alterntif text

MUSIM kampanye telah tiba. Empat pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, mulai minggu lalu dan empat bulan ke depan berlomba menarik hati rakyat. Ada yang tebar pesona, ada yang tebar janji, ada yang tebar program dan ada pula yang diduga tebar duit. Terserahlah.

Keempat pasangan gubri yang akan bertugas periode 2019-2024 ini, sudah dibolehkan merayu rakyat di berbagai panggung kampanye. Mereka semuanya adalah orang-orang hebat. Karena dalam pasangan itu, ada bupati, walikota, mantan dan anggota DPR, tentara bahkan gubernur priode sebelumnya juga ikut.

“Semuanya jelas mengaku mereka paling pantas jadi gubernur dan wakilnya. Pasangan urut satu, Syamsuar dan Edi Natar mengatakan, merekalah yang pantas jadi Gubri. Begitu juga pasangan nomor dua, Lukman Eddy dan Hardianto. Tak kalah hebat, pasangan nomor tiga, Firdaus dan Rusli Effendi, selalu menonjolkan bahwa mereka adalah pasangan ideal; umara dan ulama. Begitu pula pasangan Andi Rahman dan Suyatno di nomor empat. “Ayo! Pilih kami,” kata Andi.

Baca Juga:  27 Juni, Hampir 3 Ribu Warga Binaan Lapas akan Memilih Pemimpin Riau

Rakyat memang bebas memilih. Pilihlah sesuka hati, Karena mereka memang pantas dipilih. Jangan lagi ada keraguan mau nyoblos siapa. Tusuklah gambar yang anda suka. Yang gak boleh, kalau tidak memilih. Karena sayang suara hilang tak tentu rimba. Kalau soal baik, semuanya baik. Kalau soal serakah keempatnya juga memang “serakah.”

ali

Kenapa “serakah?” Ya iyalah. Sudah jadi gubernur, mau lagi jadi gubernur. Sudah jadi bupati dan walikota, mau pula jadi gubernur. Padahal jabatan belum habis. Gitu juga dengan yang anggota DPR dan yang tentara. Semuanya rela cuti bahkan berhenti dari jabatan, demi mau jadi gubernur. Hebatnya lagi, semuanya yakin didukung rakyat. Yakin menang dan yakin pula akan duduk di kursi empuk gubernur, padahal yang menang, cuma satu pasangan saja.

Musim kampanye ini, mereka tentu pula menghabiskan banyak uang. Mereka tiba-tiba berubah total. Kalau dulu mereka hanya ramah, sekarang menjadi sangat ramah. Kalau dulu mereka baik, sekarang menjadi super baik. Kalau dulu mereka dermawan, sekarang jadi yang paling dermawan. Pokoknya, mereka secara instan berubah total.

Baca Juga:  Masa Tenang, KPU Siak Copoti APK Cagub Riau

Mereka pasti bilang; Pilihlah kami. Karena kami yang pantas jadi Gubri. Kami yang terbaik saat ini, untuk memimpin Riau lima tahun ke depan. Nah, saya sarankan pilihlah mana yang baik. Minimal yang baik di antara yang “serakah” itu. Kalau hanya mendengar rayuan kampanye, tentu semuanya baik. Tentu semuanya punya program indah-indah. Tapi ingat, jangan salah pilih!

Rakyat memang harus memilih orang yang tepat. Yang terbaik dari yang baik. Yang baik dari yang terburuk atau yang hebat dari yang paling hebat di antara empat pasangan itu.

Gimana cara memilih di antara pasangan Gubri itu? Gampang aja. Dengar baik-baik kampanyenya, programnya dan janji-janjinya. Kemudian, ambil hadiahnya, coblos nomornya! Ada 3, ada 1, atau 4 dan 2. Terserahlah!


Penulis : Dheni Kurnia
Ketua Dewan Kehormatan Provinsi PWI Riau

ali

Komentar Facebook Disini Bro

orang komentar