Beranda Headline Opini Bawaslu Nyatakan TMS, Pjs Bupati Inhil Diberi Teguran

Bawaslu Nyatakan TMS, Pjs Bupati Inhil Diberi Teguran

82
0
BERBAGI
alterntif text
alterntif text

PEKANBARU, (Infosiak.com)- Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) Provinsi Riau menyampaikan kesimpulan hasil penelusuran informasi awal dugaan pelanggaran netralisasi ASN oleh Pjs Bupati Inhil Rudyanto, SH, M.si sesuai laporan yang diterima Bawaslu Provinsi Riau.

Keputusan diambil dalam Rapat Pleno yang diadakan pada hari Rabu (18/4/18) malam, di kantor Bawaslu Riau jalan Adi Sucipto No.284 (komplek Transito) Pekanbaru pada pukul 08.30 Wib dan pukul 10.00 Wib oleh tiga orang anggota Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan (merangkap ketua), Neil Antariksa dan Gema wahyu Adinata.

Dugaan pelanggaraan ASN yang dilakukan Rudyanto (Pjs. Bupati Inhil) ini, Bawaslu Riau telah melakukan penelusuran, diantaranya memerintahkan Panwaslu juga ke Kabupaten Inhil untuk memeriksa camat GAS.

Baca Juga:  Blusukan ke Pasar Ramadhan Ujung Batu, Andi Rachman: Stabilitas Harga Perlu Dijaga Selama Puasa

Berdasarkan informasi awal berupa foto 5 orang sedang duduk melakukan pertemuan dalam sebuah ruangan kantor seorang camat berinisial IM (camat GAS), AK (kades Teluk Pantaian), SF (kades Kualu Gaung), BN (kades Idaman), dan YS (pjs kades Harapan Makmur).

Hasil penelusuran oleh Panwaslu Kabupaten Inhil terhadap dugaan pelanggaran disimpulkan terdapat pelanggaran netralisasi ASN atas inisial nama IM sebagai camat GAS dan YS sebagai ASN. Keduanya telah direkomendasikan oleh Panwaslu Kabupaten Inhil kepada KASN sebagai Pelanggaran Netralisasi ASN.

Sedangkan percakapan yang ada di grup WhatssApp “KADES CAMAT GAS PJ BUPATI” dari nomor yang diduga nomor hp Rudyanto yg bertuliskan: .. “mantap pak…salam sama pak wali..sukses buat kita semua pak”, Bawaslu Riau menyimpulkan kalimat tersebut belum bisa ditafsirkan sebagai bentuk dukungan, karena bersifat kalimat biasa, tidak ada arahan atau ajakan untuk.memilih atau memenangkan paslon tertentu.

Baca Juga:  Blusukan ke Pasar Ramadhan Ujung Batu, Andi Rachman: Stabilitas Harga Perlu Dijaga Selama Puasa

Jadi, hasil penulusuran kepada keduanya, Bawaslu Provinsi Riau menyimpulkan dugaan pelanggaran tersebut belum memenuhi syarat untuk diregiter menjadi temuan.

Namun, meskipun belum memenuhi syarat untuk diregister menjadi temuan, Bawaslu Provinsi Riau tetap menyurati kedua pejabat tersebut agar dalam menjalankan tugas sebagai pejabat Daerah menjaga Netralisasi dan Profesionalitas kerja. Khususnya kepada Rudyanto yang telah 2 kali diundang oleh Bawaslu Riau terkait dugaan Pelanggaran netralisasi ASN.***

Sumber: Siaran Pers Bawaslu Riau Editor: Ali Tubernov

Komentar Facebook Disini Bro

orang komentar