Beranda Headline Berita Pilihan Pasca Menyampaikan Aspirasi, Anggota DPRD Siak Ditetapkan Jadi Tersangka

Pasca Menyampaikan Aspirasi, Anggota DPRD Siak Ditetapkan Jadi Tersangka

21
0
BERBAGI

SIAK (Infosiak.com) – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau menetapkan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Siak Ismail Amir, sebagai tersangka kasus dugaan ujaran kebencian terhadap Hasanuddin, salahsatu manajemen di PT Indah Kiat Pulp and Paper (PT IKPP) Perawang.

“Kasus ini sudah naik ke tahap penyidikan dengan tersangka berinisial I. Dia merupakan anggota DPRD Siak,” kata Kepala Bidang Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, Jumat (15/9/2017) kemarin, seperti dikutip datariau.com.

Kasus itu berdasarkan laporan Hasanuddin saat aksi unjukrasa di depan Gerbang PT IKPP Perawang Kecamatan Tualang Kabupaten Siak, Rabu (26/4/2017) lalu. Pasca pernyataannya, Hasanuddin melaporkan Ismail ke Polda Riau dengan nomor laporan LP/193/IV/2017/SPkT/Riau tertanggal 28 April 2017.

Baca Juga:  Anggota DPRD Siak Himbau Orangtua Bisa Mengayomi dan Mengontrol Anaknya

Sementara itu Ismail Amir saat dihubungi Infosiak.com, membenarkan kalau dirinya dipanggil penyidik Subdit III Ditreskrimum Polda Riau sebagai tersangka untuk dimintai keterangan. Sebagai warga negara yang baik dia akan mengikuti proses hukum. 

“Iya, biasalah perusahaan raksasa yang dilawan, tapi saya siap dan tetap semangat dalam menjalani ujian ini,” terang Ismail Amir, yang akrab disapa Panglimo itu, Sabtu (16/9/2017) sore, kepada Infosiak.com.

Baca Juga:  Inilah Hasil Pertemuan Camat dengan Gapoktan Langkai Terkait Program Perkebunan Sawit
alterntif text

Ismail menyayangkan laporan Hasanuddin tersebut. Pasalnya, unjukrasa itu digelar masyarakat di daerah pemilihannya. Dan saat itu dirinya duduk di Komisi III yang membidangi masalah lingkungan. Sehingga dirinya terpanggil untuk berjuang bersama masyarakat menyampaikan aspirasi ke pihak perusahaan.

“Saya menjemput aspirasi warga, saat diundang ya saya hadir. Dulu perusahaan janji, melakukan pengaspalan jalan Simpang Minas-Perawang, tapi tak ada realisasi. Termasuk polusi lingkungan, baik udara dan sungai serta pengalihan fungsi sungai yang mengakibatkan banjir,” imbuhnya.

Baca Juga:  Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un, Anggota DPRD Siak H Azwar Meninggal Dunia

Dengan ditetapkannya Ketua Komisi IV DPRD Siak itu sebagai tersangka, sejumlah elemen masyarakat mengaku prihatin dan berdoa semoga apa yang sedang dihadapi oleh Politisi dari Partai Hanura itu bisa segera terselesaikan, mengingat selama ini sosok Ismail Amir merupakan salahsatu anggota DPRD Siak yang dinilai cukup vokal dan dekat dengan masyarakat. Terutama dalam hal membela serta memperjuangkan kepentingan masyarakat banyak. (Tok)

http://www.infosiak.com/

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here