Beranda Headline Berita Pilihan Habiskan Anggaran Rp600 Juta, Pustu di Muara Bungkal Ini Tampak Kurang Sempurna

Habiskan Anggaran Rp600 Juta, Pustu di Muara Bungkal Ini Tampak Kurang Sempurna

287
0
BERBAGI

SUNGAI MANDAU (Infosiak.com) – Proyek pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) yang terdapat di Kampung Muara Bungkal Kecamatan Sungai Mandau, mendapat perhatian yang cukup serius dari berbagai kalangan, termasuk awak media yang belum lama ini melakukan peninjauan di lokasi pembangunan Pustu tersebut.

alterntif text

Diketahui, proyek pembangunan Pustu di Kampung Muara Bungkal itu, konon telah menelan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Siak tahun 2015 sekitar Rp600 juta. Yang realisasi pembangunannya diakomodir oleh Satker Dinas Kesehatan (Diskes) Siak, bekerjasama dengan pihak rekanan CV Tunas Utama selaku kontraktor pelaksana.

Saat ini pembangunan Pustu tersebut telah selesai pengerjaannya, namun masih dalam masa pemeliharaan oleh pihak rekanan (kontraktor, red), sehingga sejumlah titik kecacatan yang dinilai kurang sempurna, akan diperbaiki oleh pihak rekanan menjelang serah terima pada akhir masa pemeliharaan nanti.

Sebagaimana dikemukakan oleh Kepala Diskes Siak Toni Candra, melalui Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Ali Marsyofi, pihaknya menyebutkan bahwa pembangunan Pustu di Kampung Muara Bungkal itu telah selesai dikerjakan, dan hingga saat ini masih dalam masa pemeliharaan.

“Saat ini pembangunan Pustu di Kampung Muara Bungkal Kecamatan Sungai Mandau itu telah selesai pengerjaannya, dan masih dalam masa pemeliharaan,” ujar Ali Marsyofi, Jum’at (22/4/2016), saat dikonfirmasi melalui seluler.

Ketika ditanya soal kondisi bangunan, pihak PPTK dengan tegas menyebutkan, bilamana terjadi kerusakan maupun kecacatan pada bangunan Pustu tersebut, maka pihak rekanan yang akan memperbaiki dan menyempurnakannya.

alterntif text

“Yah, kalau ditemui kerusakan dan kecacatan pada bangunan Pustu itu, nanti akan diperbaiki dan disempurnakan oleh pihak rekanan, karena masih dalam tanggung jawab mereka,” imbuhnya.

Sementara itu, beberapa waktu lalu Kepala Diskes Siak Toni Candra, saat dikonfirmasi terkait kondisi sejumlah bangunan Pustu tahun 2015 yang tampak sudah mengalami kecacatan, justeru berkilah bahwa semua itu merupakan tanggung jawab PPTK. Dan menyarankan agar awak media menanyakannya ke pihak PPTK yang bersangkutan.

“Maaf, saya lagi ada acara sama bupati, kalau soal bangunan Pustu itu, silahkan tanya saja sama PPTKnya,” jawab Toni Candra, belum lama ini.

Pantauan awak media di lapangan, terdapat sejumlah Pustu yang dibangun tahun 2015 lalu yang saat ini kondisinya sudah mengalami sedikit kecacatan, bahkan ada bagian bangunan yang sudah tampak mulai retak, dan kondisi lantai teras yang mulai terlihat mengelupas, seperti kondisi bangunan Pustu di Kampung Teluk Merempan dan Pustu di Kampung Muara Bungkal.

Menyikapi fenomena tersebut, Ketua Ormas Masyarakat Peduli Kabupaten Siak (MPKS) Wan Hamzah angkat bicara, dan meminta agar para kontraktor yang telah dipercaya melakukan pekerjaan di setiap Satker, bisa menjaga amanah dan menunjukkan kualitas kerjanya sebaik mungkin, dan tidak asal-asalan saja dalam menyelesaikan pekerjaannya.

“Seluruh kegiatan yang ada di Satker, baik kegiatan pengadaan barang maupun pekerjaan konstruksi, semuanya dibiayai oleh uang rakyat, ada yang dialokasikan melalui dana APBD dan ada juga dari APBN, oleh sebab itu kami minta, hendaknya para kontraktor/rekanan yang telah dipercaya menjalankan pekerjaan tersebut, tidak asal-asalan saja dalam menyelesaikan pekerjaannya,” tegas Wan Hamzah. (Tok)

alterntif text
tunggu...

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here