Beranda Tualang Hati Hati, Jalan M Yamin Perawang Mulai Longsor

Hati Hati, Jalan M Yamin Perawang Mulai Longsor

198
Print Friendly, PDF & Email

PERAWANG (Infosiak.com) – Masyarakat Perawang diharapkan berhati-hati ketika melintasi Jalan M Yamin Kelurahan Perawang Kecamatan Tualang Kabupaten Siak, Riau, dari ataupun menuju ke perusahaan kertas terbesar di Asia tenggara PT Indah Kiat. Saat ini, kondisi jalan yang menghubungkan Kelurahan Perawang menuju kawasan pabrik dan Kampung Pinang Sebatang Barat tersebut kondisinya mulai longsor.

Pantauan Infosiak.com, longsor yang sudah memakan badan jalan itu, tidak ada tanda peringatan dari pihak terkait.

Baca Juga:  Warga Resah Hotel Wisma Jaya Perawang Diduga Tempat Mesum, Bebas Bawa Cewek

“Ini sangat berbahaya bang, sampai sekarang belum ada tanda peringatan dan perbaikan dari dinas terkait,” ungkap Joni saat melintasi jalan tersebut.

Kuat dugaan, selain curah hujan kendaraan besar bertonase berat yang melintasi jalan tersebut menjadi salah satu penyebab kondisi jalan longsor. PT Indah Kiat Perawang sempat melakukan perbaikan jalan pada tahun lalu, namun saat kondisi jalan sudah mulai longsor.

Baca Juga:  Simpan Sabu Dalam Dompet, Pengedar Narkoba Diamankan Polres Siak

“Kami inginkan jalan tersebut diperbaiki, kalau tidak secepatnya diperbaiki, nantinya akan memakan korban,” pungkasnya.

Sementara itu, Camat Tualang Zalik Efendi, melalui Sekcam Tualang Yudha Rajasa, Senin (14/1/2019) saat dikomfirmasi, membenarkan adanya kerusakan jalan M Yamin. Itu dikarenakan penggerusan tanah di tepi jalan tersebut, yang mana belakangan curah hujan cukup tinggi.

“Kami telah berkoordinasi dengan Kelurahan agar segera melaporkan ke dinas terkait, serta mencari solusi jangka pendek maupun jangka panjang, perbaikan jalan itu harus segera, demi kenyamanan lalu lintas masyarakat,” jelas mantan Lurah Perawang ini.

Baca Juga:  VIDEO: Gudang Kayu di Perawang Terbakar, Kabel Listrik PLN Meledak Bak Ratusan Mercun

Sebelumnya, lanjut Sekcam, ditempat yang sama telah di bantu perbaikannya oleh PT IKPP. “Memang berbahaya bagi pengendara yang melintas di daerah tersebut, apalagi merupakan akses utama masyarakat memasuki kawasan pabrik,” tambahnya.

Laporan : Jhon
Editor : Afrijon

loading...