Beranda Ekonomi Rp80 Ribu Per Kilo, Bulog Riau akan Datangkan Daging Beku Melalui Pelabuhan...

Rp80 Ribu Per Kilo, Bulog Riau akan Datangkan Daging Beku Melalui Pelabuhan Perawang

101
0
BERBAGI
alterntif text

PEKANBARU (Infosiak.com) – Badan Urusan Logistik Divisi Regional Riau-Ke­pu­lauan Riau kembali men­datangkan 15 ton daging be­ku kerbau untuk ke­bu­tuhan masyarakat se­tempat selama Ramadan dan Idulfitri.

“Daging beku tersebut akan tiba Senin ini di Pe­kanbaru melalui Pe­la­buhan Perawang,” kata Kepala Bi­dang Komersial Bulog Divre Riau-Kepri Hendra Gunafy, Senin (21/5/2018).

Ia menjelaskan pe­nam­bahan pasokan daging beku kerbau itu guna mengisi per­mintaan daging di Riau dan sekitarnya selama Ramadan hingga IdulFitri.

“Sebab yang kami pasok bulan lalu sebelum Ramadan sebanyak 15 ton sudah habis pekan ini, “ujar Hendra.

Ia mengatakan animo masyarakat Riau akan daging beku cukup tinggi dengan permintaan yang terus me­ningkat, baik untuk konsumsi rumah tangga maupun usa­ha, seperti restoran, katering, dan hotel.

Dia mengatakan di­ban­dingkan dengan 2017, tahun ini permintaan daging beku meningkat tajam.

“Jika tahun lalu Bulog ha­nya memasok sebanyak 10 ton pada bulan Ramadan dan Idulfitri, tahun ini sudah 30 ton daging kerbau beku yang didatangkan,” tuturnya.

Hendra menjamin pi­haknya akan terus memasok daging beku kerbau jika stok kembali habis di Riau.

“Kalau kurang kami tam­bah lagi. Stok di pusat ba­nyak,” katanya.

Mengenai harga, Hendra mengatakan tidak ada ke­nai­kan dari harga se­be­lum­nya Rp80 ribu per kilogram.

ali

“Tentunya ini jelas lebih murah ketim­bang eceran daging sapi di pasar Rp­110.000-Rp120.000 per ki­logramnya,” katanya.

Untuk pemasaran sendiri, pihaknya kini melakukan lewat mitra Rumah Pangan Kita (RPK) yang jumlahnya Riau-Kepri seribuan lebih. Hal itu, untuk mendekatkan pasar dan harga ke ma­syarakat pinggiran.

“Bagi masyarakat Pe­kanbaru yang ingin membeli daging kerbau beku ada beberapa tempat yang bisa di­kunjungi, yaitu di kantor Bulog, bazar pangan, dan di setiap RPK,” katanya.

Salah satu pemilik RPK di Pekanbaru, Ismayanti, mengaku sejak Jumat lalu sudah kehabisan stok daging beku kerbau untuk dijual kepada masyarakat se­ki­tarnya.

Warga sekitar ia berjualan sudah bolak-balik datang me­nanyakan keberadaan daging tersebut, namun stok dari Bulog habis sehingga masih menunggu ke­da­tangan.

“Saya sudah pesan lagi sejak Jumat kemarin 25 kg untuk dijual pada warga, ” ujarnya.

Ia berharap stok tetap ada hingga Idulfitri 1439 Hijriah karena permintaan akan meningkat.

Delia (40), warga Tang­ke­rang, mengaku daging beku kerbau yang dipasok Bulog nyaris mirip seperti daging sapi yang dijual di pasar tradisional Pekanbaru, antara lain tidak kenyal dan empuk, serta tidak banyak lemak.

“Jadi kami sekeluarga menyukai, sementara har­ga­nya jauh lebih murah hingga selisih Rp40.000 per­kilo­gram,” katanya.

Sumber : Antara
Editor : Afrijon

ali

Komentar Facebook Disini Bro

orang komentar