Beranda Ekonomi Mulai Maret 2018, Mobil Sedan Berpeluang Bebas Pajak Barang Mewah

Mulai Maret 2018, Mobil Sedan Berpeluang Bebas Pajak Barang Mewah

291
0
BERBAGI
alterntif text

JAKARTA (Infosiak.com) –┬áRencana untuk penghapusan produk mobil sedan dari kategori barang mewah bakal segera terwujud. Kemenperin menargetkan aturan ini selesai paling lambat Maret 2018.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyatakan, draf usulan terkait penghapusan pajak barang mewah telah berada di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sejak tahun lalu. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan produksi mobil sedan di Indonesia.

Baca Juga:  KPHP Minas Tahura Beri Pembekalan Budidaya dan Panen Lebah Madu Kelulut
DPRD

“Ini akan mendorong utilisasi dari produksi otomotif, kapasitas otomotif sekarang sudah bisa mencapai dua juta sehingga sekarang utilisasinya sekitar 1,4 juta sampai 1,5 juta,” ungkap Airlangga, Kamis (8/2/2018).

Jika pajak barang mewah dihilangkan untuk mobil sedan, maka otomatis harga mobil sedan bakal lebih murah. Dengan demikian, peningkatan produksi bisa sejalan dengan potensi kenaikan permintaan mobil sedan.

Baca Juga:  1 Januari 2019 Gaji PNS Naik Lagi, Segini Besaran Kenaikannya Berdasarkan Golongan

“Apalagi pabrik mobil di Australia tutup semua, sehingga pasarnya sebanyak dua juta sekarang banyak dipasok dari Thailand dan Jepang,” tutur Airlangga dilansir dari laman CNN.

Untuk itu, lanjut Airlangga, kondisi ini juga dapat dimanfaatkan oleh Indonesia untuk masuk mengekspor mobil sedan. Saat ini, mobil sedan dikenakan PPnBM sebesar 30 persen dari harga mobil.

Lebih lanjut Airlangga mengatakan, selama ini jumlah pajak untuk mobil sedan lebih tinggi dibandingkan dengan model lain seperti sport utility vehicle (SUV) dan multi purpose vehicle (MPV) yang hanya 10 persen.

Selain menghilangkan pajak barang mewah untuk mobil sedan, regulasi yang segera terbit pada kuartal I 2018 ini juga tidak lagi membedakan kategori jenis mobil.
Sebelumnya, penentuan pajak dibedakan menjadi tiga, yaitu jenis mobil dua kotak (two-box car) seperti pikap, mobil serbaguna (MPV), dan mobil sport serbaguna (SUV), dan mobil tiga kotak (three-box car) yaitu sedan.

“Ini akan menguatkan struktur industri kendaraan di dalam negeri,” ucap Airlangga.(*)

Komentar Facebook Disini Bro

orang komentar