Beranda Ekonomi Buruh Apresiasi Sidak TKA Asal China, Ika KNPI: Kalau Ada Pelanggaran Beri Tindakan

Apresiasi Sidak TKA Asal China, Ika KNPI: Kalau Ada Pelanggaran Beri Tindakan

272
0
BERBAGI
alterntif text

TUALANG (Infosiak.com) – Polsek Tualang, Imigrasi serta Disnakertrans Kabupaten Siak melakukan sidak ke sebuah rumah kontrakan di Jalan Indah Kasih Kelurahan Perawang, yang mana rumah tersebut dihuni oleh 18 orang Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China, Selasa (2/1/2018).

Menanggapi hal itu Ketua Terpilih Pimpinan Kepengurusan Komite Nasional Pemuda Indonesia (PK-KNPI) Kecamatan Tualang memberikan apresiasi atas tanggapnya pihak terkait mengenai laporan masyarakat.

DPRD

“Kita patut apresiasi sebab Polsek, Imigrasi dan Disnaker dapat segera bersama-sama turun kelapangan terkait adanya laporan para TKA asal China ini,” terang Ika Rahman kepada Infosiak.com usai sidak.

Tambahnya, PK-KNPI Kecamatan Tualang berharap agar tindaklanjut yang akan dilakukan mengenai TKA itu dapat segera diproses sesuai dengan UUD Ketenagakerjaan.

“Kalau memang ada TKA yang menyalah dokumennya, ya harus segera diberi tindakan sesuai dengan aturan yang berlaku di negara kita,” pinta Ika.

Dikatakannya, PK-KNPI akan mengambil tindakan tegas apabila PT Victory Utama Karya tidak memperdayakan tenaga kerja tempatan.

Mengenai kabar adanya ratusan TKA yang akan bekerja di Perawang, Ika tetap meminta agar pemerintah bijak dalam menggunakan TKA dan pihak perusahaan harus terbuka mengenai masalah pekerjaan.

“Undang-undang dan Perda Siak kan sudah ada, itu landasan kita. Sama seperti yang saya sampaikan sebelumnya, pemuda ataupun masyarakat disini saja masih banyak yang membutuhkan pekerjaan, perusahaan harus berikan juga kesempatan bekerja bagi tenaga (kerja) lokal, aturan penggunaan TKA kan ada, jangan sampai menyalahi aturan” himbaunya.

Saat sidak, pihak terkait telah memperoleh dan mengumpulkan keterangan terkait para TKA guna selanjutnya dilakukan pendalaman lanjutan.

Seperti diketahui, baru-baru ini Bhabinkamtibnas mendapati laporan adanya belasan TKA yang belum memberikan laporan izin tinggal ke RT setempat, yang mana kala itu pihak perusahaan belum mampu menunjukkan dokumen resmi yang dimiliki oleh para TKA.(Jon)

Komentar Facebook Disini Bro

orang komentar