Beranda Ekonomi Antisipasi Lonjakan Pemakain Pada Ramadhan, Pertamina Tambah Pasokan Gas Elpiji 3 kg

Antisipasi Lonjakan Pemakain Pada Ramadhan, Pertamina Tambah Pasokan Gas Elpiji 3 kg

79
0
BERBAGI
alterntif text
alterntif text

PEKANBARU (Infosiak.com) –  Sebagai upaya antisipasi meningkatnya permintaan dan pemakaian gas elpiji 3 kg di Provinsi Riau khususnya Pekanbaru, PT Pertamina (Persero) melakukan menambah distribusi gas subsidi sebesar 15 persen dari alokasi harian.

Branch Manager Pertamina Sumbar-Riau Pramono Wibowo, Selasa (8/5/2018) mengatakan, bahwa penambahan distribusi ini dilakukan sebagi upaya untuk mengantisipasi tingginya permintaan dan pemakaian masyarakat terhadap gas subsidi pada bulan suci Ramadhan dan lebaran Idhul Fitri.

“Penambahan distribusi ini sudah dilakukan dari minggu hingga minggu ke dua bulan Ramadhan. Setelah itu, akan dilakukan hal yang sama saat satu minggu sebelum dan dua minggu sesudah Lebaran. Dengan cara seperti ini diharapkan bisa lebih mengantisipasi kelangkaan gas melon,” ujarnya.

Baca Juga:  Harga Minyak Terus Meroket, Sempat Tembus USD 80 per Barel

Pramono juga turut mengakui, jika mekanisme distribusi gas elpiji 3 kilogram di wilayah perbatasan Pekanbaru saat ini memang masih bermasalah. Seperti kasus distribusi gas bersubsidi di perbatasan Pekanbaru-Kampar. Sehingga membuat penyaluran gas elpiji itu tidak tepat sasaran.

“Untuk itu, Pertamina akan segera melakukan evaluasi terhadap sebaran pangkalan gas elpiji 3 kilogram dan diyakini bisa mengatasi masalah demikian,” ungkapnya.

Menurut Pramono, dengan adanya evaluasi pangkalan ini maka akan diketahui seberapa banyak jumlah kelurahan yang belum memiliki pangkalan elpiji.

Baca Juga:  Revisi Perda Pajak Pertalite Sudah Diteken Mendagri, Sekda Riau akan Jemput ke Jakarta

“Untuk kelurahan di Pekanbaru memang pangkalan gas subsidi ini sudah tersebar. Meski demikian, tentu harua tetap dilakukan pendataan ulang terutama di wilayah perbatasan,” jelasnya.

Pramono juga menambahkan, penambahan distribusi ini bukan berarti adanya menambah alokasi. Tetapi hanya untuk membuat sebaran pangkalan tersebut lebih dekat jaraknya dengan masyarakat.

“Jadi titiknya akan disebarkan dan volumenya akan diambil dari pangkalan lain. Kalau memang itu ternyata dikonsumsi oleh daerah lain maka akan dilakukan penggeseran,” tutupnya.

 

Sumber : Akurat
Editor : Afrijon

Komentar Facebook Disini Bro

orang komentar