Beranda Siak Dituding Ikut Urusi Proyek di Siak, Ini Klarifikasi Kajari Dharmabella dan Sekda...

Dituding Ikut Urusi Proyek di Siak, Ini Klarifikasi Kajari Dharmabella dan Sekda Arfan

384
Print Friendly, PDF & Email

SIAK (Infosiak.com) – Belum lama ini, beredar kabar/isu yang sempat menggegerkan jagad publik terkait berita yang menyeret nama Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Siak Dharmabella dan Sekda Siak Arfan Usman. Pada kabar yang beredar itu, kedua pejabat tinggi tersebut dituding ikut berperan/bermain dalam menentukan kegiatan/proyek yang akan direalisasikan di Kabupaten Siak.

Dugaan atau tudingan yang diarahkan kepada Kajari Siak Dharmabella dan Sekda Siak Arfan Usman itu, dinukil dari salah seorang narasumber yang melihat keberadaan/kehadiran Sekda Arfan Usman di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak pada beberapa waktu lalu. Padahal pertemuan antara Sekda Arfan Usman dengan Kajari Dharmabella bukan untuk membicarakan soal proyek, melainkan untuk koordinasi dan diskusi terkait beberapa hal yang berkenaan dengan dinas/instansi di Siak.

Baca Juga:  DPMK Siak: Calon Penghulu Minimal Dua, Maksimal Lima

Menanggapi munculnya isu miring tersebut, Kajari Siak Dharmabella dengan tegas mengatakan bahwasanya apa yang disebutkan dalam berita tentang dirinya itu sama sekali tidak benar. Apalagi dikaitkan dengan masalah proyek.

“Iya, kami sangat kaget atas beredarnya kabar/berita yang menyebut bahwa Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak dituding sebagai tempat bagi-bagi proyek. Dan tudingan itu muncul hanya karena pertemuan kami dengan sejumlah pejabat Pemkab Siak, padahal sebagai sesama pejabat, saling bertemu dan berdiskusi tentang sesuatu hal adalah hal yang wajar,” tegas Kajari Dharmabella, Selasa (23/11/2021) sore, kepada awak media.

Masih kata Dharmabella, bahwa tujuan pertemuan antara Kajari Dharmabella dengan sejumlah pejabat Pemkab Siak saat itu adalah untuk mengumpulkan beberapa Dinas di Kantor Kejari Siak guna untuk mendorong optimalisasi penyerapan anggaran yang bersumber dari APBN/APBD TA. 2021.

Baca Juga:  Asyik Berjudi, SL dan FR Diringkus Satreskrim Polres Siak

“Dimana khusus di Kabupate Siak saat itu penyerapan anggarannya masih di bawah 50%, sehingga sesuai dengan Instruksi Bapak Jamintel, Jajaran Kejaksaan di daerah-daerah ditugaskan untuk mendorong dan mengoptimalkan penyerapan anggaran dimaksud melalui pemberian pendampingan dan pengawalan hukum kepada beberapa dinas dalam wilayah hukum Kabupaten Siak,” lanjut Kajari Dharmabella.

“Terkait dengan kehadiran Kabag ULP dan Sekda Siak saat itu, adalah untuk mengklarifikasi tersendatnya proses lelang di Dinas Kesehatan yang tentunya dapat mempengaruhi penyerapan anggaran pada Dinas terkait, apalagi kegiatan tersebut belum dimulai, sementara tahun anggaran sudah akan berakhir. Sehingga kami dorong percepatan dalam pelaksanaannya tanpa melakukan intervensi secara teknis. Jadi kami tegaskan bahwa pemberitaan terkait bagi-bagi proyek di Kantor Kejari Siak adalah tidak benar dan secara tegas kami sangkal kebenarannya karena tidak sesuai fakta sebenarnya,” tutup Kajari Dharmabella.

Baca Juga:  MTQ ke XX Kecamatan Siak Resmi Ditutup Pj Sekda Siak

Sementara itu di tempat terpisah, Sekda Siak Arfan Usman saat dikonfirmasi Infosiak.com terkait isu tentang dirinya yang dituding ikut berperan dalam masalah proyek di Kabupaten Siak, dengan tegas Sekda Arfan membantah dan menyebut bahwa kabar itu adalah bohong.

“Atas pemberitaan yang menuding saya ikut main bagi-bagi proyek, saya tegaskan itu tidak benar. Soal proses lelang sepenuhnya adalah kewenangan ULP,” tegas Sekda Arfan.

Laporan: Atok

loading...