Beranda Tualang Dinilai Merusak Fasilitas Umum Perawang, Warga Minta Tindak Pemilik Usaha Papan Bunga

Dinilai Merusak Fasilitas Umum Perawang, Warga Minta Tindak Pemilik Usaha Papan Bunga

561
BAGIKAN
Print Friendly, PDF & Email

PERAWANG (Infosiak.com) – Sebagai warga negara yang baik tentunya kita mesti menjaga fasilatas umum dan tidak merusaknya. Tapi, ada pemandangan yang terlihat dinilai kurang terpuji terjadi di Km 5 Jalan Raya Perawang Kecamatan Tualang. Terlihat beberapa orang sedang melakukan pemasangan papan bunga dengan merk Alfacom di areal tengah trotoar jalan raya.

Pasalnya, beberapa pemuda tersebut terlihat menancapkan paku untuk pengikat papan bunga di celah beton trotoar tanpa mempedulikan bakal terjadi kerusakan terhadap batu trotoar. Bahkan pantauan Infosiak.com, Kamis (17/10/2019), beberapa beton trotoar ditemukan sudah dalam keadaan rusak dibeberapa titik dan terjadi kerenggangan dan bahkan retak.

Baca Juga:  VIDEO: Bawaslu Siak Tertibkan Alat Peraga Kampanye tak Sesuai Aturan di Tualang
new

Tindakan ini tentu sangat mengkhawatirkan sekali dan akan mehilangkan keindahan kota.

“Kalau dipaku semua trotoar itu bisa rusak la bang. Itu merusak fasilitas umum namanya perlu ditindak orang itu bang,” ujar Jemi warga Kelurahan Perawang.

Saat dikonfirmasi Infosiak.com, pemilik usaha papan bunga Alfacom Noval, malah mempertanyakan hubungan wartawan dengan persoalan perusakan fasilitas umum yang dilakukan oleh pemilik usaha papan bunga.

Baca Juga:  Kaca Mobil Dilempar Remaja Mabuk di Perawang, Bayi 10 Bulan Meninggal Dunia

“Sekarang hubungan media apa bang? Karena saya berurusan juga sama orang orang anggota dewan, pak camat, semua saya kenal,” kata Owner Alfacom Noval, Jumat (18/10/2019).

Noval mengaku menancapkan paku di trotoar itu hal biasa, karena pakunya kecil dan lobang paku di trotoar terlihat kecil. Ia juga meminta dicarikan solusi bagaimana cara pemasangan papan bunga tanpa memaku trotoar jika itu tidak diperbolehkan.

Baca Juga:  Jasa Raharja Bantu Sarana Keselamatan Penyebrangan Sungai di Perawang

“Saya udah lama tinggal di Perawang dari tahun sembilan puluhan. Paku kecil dan itu sudah hal biasa,” sebutnya.

Laporan : Jamilus
Editor : Afrijon

new

loading...
tour_de'
BAGIKAN