Beranda Pendidikan Digelar Secara Serentak, SMP se-Kabupaten Siak Laksanakan Asesmen Nasional

Digelar Secara Serentak, SMP se-Kabupaten Siak Laksanakan Asesmen Nasional

119
Print Friendly, PDF & Email

SIAK (Infosiak.com) – Sebanyak 3.966 pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Siak mengikuti Asesmen Nasional (AN). Ujian tersebut dilaksanakan sejak Senin (4/10/2021) hingga Kamis (7/10/2021) secara serentak.

“Asesmen nasional adalah evaluasi yang dilakukan oleh pemerintah untuk pemetaan mutu sistem pendidikan dengan menggunakan instrumen Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), survei karakter, dan survei lingkungan belajar,” jelas Kadis Pendidikan Siak H Lukman.

Dikatakan Lukman, beberapa instrumen yang dimaksudkan adalah AKM adalah pengukuran kompetensi peserta didik dalam Literasi Membaca dan Literasi Matematika (Numerasi, red).

Sementara survei karakter adalah pengukuran terhadap sikap, kebiasaan, nilai-nilai, berdasarkan enam aspek profil pelajar Pancasila.

Baca Juga:  Raih Adiwiyata Mandiri, SMPN 1 Mempura dan SMPN 5 Kandis Terbaik di Siak

Lukman juga menjelaskan apa itu survei lingkungan belajar. Survei lingkungan belajar merupakan pengukuran kualitas pembelajaran dan iklim sekolah yang menunjang pembelajaran pada satuan pendidikan.

“Dalam pelaksanaan AN, peserta didik mengikuti AKM, survei karakter, dan survei lingkungan belajar. Sedangkan guru dan kepala satuan pendidikan yang melaksanakan AN wajib mengikuti survei lingkungan belajar,” urai Lukman menambahkan.

Pelaksanaan AN di Satuan Pendidikan diwajibkan dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, wajib memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan, sesuai dengan ketentuan Pos AN dan SKB 4 Menteri.

Sementara pelaksanaan AN selama 2 hari ini masih ada kendala, umumnya satuan pendidikan yang menggunakan moda online (daring), sebagian besar tidak berjalan lancar.

Baca Juga:  Siswa SMPN 10 Tualang Sulap Wajan Jadi Antena TV

“Bagi satuan pendidikan yg belum berhasil melaksanakan AN pada hari pertama dan kedua, oleh Kemendikbud diberikan kesempatan untuk melakukan AN ulang pada Rabu-Kamis (6-7/10) dan Senin-Kamis (11-14/10),” terang Lukman.

Untuk jenjang SD, pelaksanaan AN dijadwalkan pada 8-18  November, diikuti oleh 251 SD, dengan jumlah peserta 6.557 peserta didik. Sedangkan untuk pendidikan kesetaraan diikuti oleh 8 PKBM, dengan jumlah peserta 255 peserta didik.

Dijelaskan Lukman, pelaksanaan ANBK pada umumnya berjalan lancar dan baik pada pelaksanaan 2 hari ini, namun kendala yang terjadi bagi sekolah yang melaksanakan secara online terjadi gangguan pada jaringan dan sistem yang ada di Kemendikbudristek. Menurutnya bisa jadi dikarenakan ANBK dilaksanakan secara serentak seluruh Indonesia. Bagi Sekolah yang melaksanakan secara semionline tidak ada masalah.

Baca Juga:  Kadisdikbud Siak Akui, Masih Kekurangan Meubelair 5.000 Set Untuk SD

“Kepada sekolah yang melaksanakan secara online agar kembali mendata seluruh peserta yang mengalami kendala dan tidak bisa menyelesaikan AN sesuai jadwal awal,” tutup Lukman.

Lukman meminta agar melaporkan langsung kendala tersebut kepada Kemendikbudristek melalui sistem yang tersedia untuk bisa dijadwal ulang.

Laporan: Atok

loading...