Beranda Indragiri Hilir Cari Kayu di Hutan, Harimau Sumatera Terkam Warga Inhil Riau, Gigit Kepala...

Cari Kayu di Hutan, Harimau Sumatera Terkam Warga Inhil Riau, Gigit Kepala Korban

526
terkam haraimau
Print Friendly, PDF & Email

INHIL (Infosiak.com) – Seorang warga di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, nyaris tewas akibat diterkam harimau Sumatera. Korban selamat, namun mengalami luka parah dan dilarikan ke rumah sakit. Pria yang diterkam harimau Sumatera diketahui bernama Mardian. Korban diterkam saat mencari kayu di hutan Sungai Rawa, Desa Simpang Gaung, Kecamatan Gaung, Inhil, Riau, Sabtu (2/3/2019).

“Korban saat ini dirawat di RSUD Puri Husada Husada Tembilahan, Inhu, karena terluka parah,” kata Kapolres Inhil AKP Christian Rony Putra, Minggu (3/3/2019).

Baca Juga:  Harimau Betina Sumatera Tewas Terjerat di Riau

Dia menjelaskan, korban awalnya sedang mengolah kayu di hutan Sungai Rawa bersama dua orang temannya bernama Bujang dan Nahar. Sekitar pukul 13.00 WIB, tiba-tiba terdengar suara Mardian terpekik meminta tolong.

Bujang dan Nahar yang berjalan lebih dulu langsung menoleh ke belakang. Keduanya menyaksikan harimau Sumatera sedang menerkam korban.

Baca Juga:  Korban Berjatuhan, Ini Penyebab Harimau Sumatera Serang Manusia

“Saksi Bujang berusaha menyelamatkan korban dengan tangan kosong, sedangkan saksi Nahar mencari bantuan ke luar hutan. Tak lama setelah itu Nahar bertemu dengan saksi Edi dan kembali ke lokasi kejadian,” kata Christian.

Saat itu, korban masih bergulat dengan harimau. Namun korban masih kuat untuk melawan.

“Berdasarkan keterangan saksi, korban berusaha melawan dengan cara menendang harimau. Tak lama setelah itu harimau langsung melepaskan cengkeramannya dari tubuh korban,” sebut Christian.

Baca Juga:  Bonita dan Atan Harimau Sumatra di Riau Siap Dilepas ke Alam, Lokasi Dirahasiakan


Korban mengalami luka gigitan punggung dan kepala. Mardian langsung dibawa rekannya menyelamatkan diri dengan menggunakan pompong atau perahu mesin menuju perkampungan warga terdekat yakni Desa Pungkat, sekitar lima jam dari lokasi kejadian.

“Saksi yang membawa korban meminta bantuan ke warga untuk membantu mengevakuasi korban ke rumah sakit,” jelas Christian.

Sumber : Kompas
Editor : Afrijon

loading...