Beranda ADV Siak 695 KK Warga Kecamatan Lubuk Dalam Terima BST Dampak Covid-19

695 KK Warga Kecamatan Lubuk Dalam Terima BST Dampak Covid-19

32
Print Friendly, PDF & Email

SIAK (Infosiak.com) – Beberapa hari yang lalu, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI), kembali menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap III untuk 695 Kepala Keluarga (KK) terdampak Covid-19 yang ada di wilayah Kecamatan Lubuk Dalam Kabupaten Siak Riau.

Penyerahan BST tahap III yang digelar di Kantor Camat Lubuk Dalam itu, dihadiri Camat Lubuk Dalam Andi Putra S.STP, M.Si, Kepala Seksi Kesejahteraan dan Sosial (Kasi Kessos) Kecamatan Lubuk Dalam, petugas Kantor Pos Indonesia perwakilan Riau, personil Bhabinkamtibmas, personil Babinsa, Satpol PP, para penghulu kampung, serta ratusan masyarakat penerima BST se-Kecamatan Lubuk Dalam

Baca Juga:  Penanganan Covid-19, Anggaran Belanja Setiap OPD di Siak Dipangkas 50 Persen
kpu'

“Pada beberapa hari yang lalu Kemensos RI kembali menyalurkan program BST tahap III untuk masyarakat terdampak Covid-19 yang ada di Kecamatan Lubuk Dalam. Adapun jumlah penerima BST tahap III ini tercatat sebanyak 695 Kepala Keluarga (KK) yang masing-masing penerima mendapatkan uang tunai sebesar Rp600.000,” ujar Camat Lubuk Dalam Andi Putra, Kamis (16/07/2020) siang.

Baca Juga:  Kriteria Penerima BLT Dana Kampung Sulit Dicari, Penghulu di Siak Mumet

Camat Andi Putra juga tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak dan Kementerian Sosial RI yang telah peduli kepada masyarakat di tengah merebaknya pandemi Covid-19.

“Kami atas nama Pemerintah Kecamatan Lubuk Dalam mengucapkan terimakasih banyak kepada Pemerintah Kabupaten Siak dan Kementerian Sosial yang selama ini telah peduli dalam penanganan dan penggalangan berbagai bantuan kepada masyarakat. Dengan adanya bantuan ini, setidaknya dapat meringankan beban warga kita dalam menghadapi pandemi Covid-19,” tutup Camat.

Baca Juga:  Pemkab Siak Tegaskan, Penyaluran BLT Dana Kampung Tunggu Arahan Pusat

Laporan: Atok
Editor: Afrijon

kpu'
loading...