Beranda Siak RSUDTR Siak Kampanyekan “Vaksin Covid-19”, dr Benny: Ayo Divaksin

RSUDTR Siak Kampanyekan “Vaksin Covid-19”, dr Benny: Ayo Divaksin

60
Print Friendly, PDF & Email

SIAK (Infosiak.com) – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia telah mengeluarkan maklumat terkait vaksinasi virus Covid-19. Salahsatu target prioritas yang harus menjalani vaksinasi Covid-19 tersebut adalah para tenaga kesehatan yang ada di seluruh Indonesia.

Terkait hal itu, Ditektur Rumah Sakit Umum Daerah Tengku Rafi’an (RSUDTR) Siak dr H Benny Chairuddin Sp.An, M.Kes, mengaku siap untuk menjadi orang pertama divaksin.

“Sebagai garda terdepan dalam hal mencegahan dan penanganan Covid-19, saya siap untuk menjadi orang pertama divaksin,” ujar dr Benny, Rabu (13/01/2021) siang, kepada Infosiak.com.

Baca Juga:  Sekda Arfan Sayangkan Sikap Camat Dayun yang Terkesan tak Dukung Program Pemda

Lebih lanjut dr Benny mengatakan, dengan tidak menolak vaksinasi Covid-19, kita telah menunjukkan kepedulian terhadap pencegahan dan penanganan Covid-19.

“Mari tunjukan kepedulian kita dan bantu share ke teman-teman yang lain bahwa vaksinasi Covid-19 ini adalah wujud kepedulian kita dalam memerangi Covid-19. Semoga pandemi Covid-19 ini segera berakhir. Ayo Bapak-Ibu, mari kita kampanyekan vaksin Covid-19,” tutup dr Benny.

Terkait aspek kehahalan vaksin Covid-19, setelah dilakukan diskusi yang cukup panjang, Komisi Fatwa MUI menyepakati bahwa vaksin Covid-19 yang diproduksi Sinovac Cina hukumnya suci dan halal. Sebagaimana diterangkan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa Asrorun Niam Sholeh, dalam konferensi pers yang digelar pada tanggal 8 Januari 2021 lalu.

Baca Juga:  Pengunjung Istana Siak Membludak, Fauzi Asni: Pembeli Tiket Capai Sekitar 3000 Orang

“Setelah dilakukan diakusi yang cukup panjang mengenai kehalalan vaksin Covid-19 Sinovac, MUI sepakat bahwa vaksin Covid-19 hukumnya suci dan halal, tapi mengenai kebolehan penggunaannya sangat bergantung pada keputusan mengenai aspek keamanan dari BPOM,” jelas Asrorun Niam.

Dalam Fatwa MUI Nomor: 02 Tahun 2021 Tentang Produk Vaksin Covid-19 dari Sinovac Life Science Co. LTD China dan PT Bio Farma (Persero), MUI menyatakan bahwa vaksin tersebut hukumnya suci dan halal.

Baca Juga:  Pemkab Siak Bertekad Perkuat Cadangan Pangan di Masa Pandemi Covid-19

Vaksin tersebut juga boleh digunakan untuk umat Islam sepanjang terjamin keamanannya menurut ahli yang kredibel dan kompeten. Ada beberapa dasar yang digunakan MUI dalam menetapkan kehalalan vaksin Sinovac tersebut.

Laporan: Atok
Editor: Afrijon

loading...