Beranda Siak Puting Beliung Porak Porandakan Rumah Warga Bungaraya Siak

Puting Beliung Porak Porandakan Rumah Warga Bungaraya Siak

0
kpu'
Print Friendly, PDF & Email

SIAK (Infosiak com) – Rumah Suwanda dan Adi di RT 01 RW 05 Dusun Teluk Musahab, Kampung Temusai, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak hancur di terjang puting beliung sekitar pukul 16.00 Wib, Rabu (18/11/2020). Masih berhuntung ketika puting beliung menerjang, pemilik rumah tidak ada ditempat sehingga hanya rumah saja yang habis diterjang dan tidak memakan korban nyawa.

” Tadi siang sekitar jam empat sore di sekitar daerah kami diterjang angin puting beliung yang begitu dahsyat, sehingga rumah warga kami habis atapnya di obarak abrik sama puting beliung itu,” ungkap Supri, Ketua RT 01 RW 05 Dusun Teluk Musahab, Kampung Temusai, Kecamatan Bungaraya kepada awak media, Rabu (18/11/2020).

Baca Juga:  Disambangi Arif, H Suwardi Minta MI Diperhatikan

Senada juga disampaikan Penghulu Kampung Temusai Markuat bahwa rumah warganya baru saja diterjang angin puting beliung. Ia berharap masyarakat agar bersama-sama membantu meringankan beban warga yang terkena musibah itu.

“Kita melihat rumah warga di Dusun Teluk Musahab baru saja tadi hancur atapnya sampai dipinggir jalan karena di terjang angin puting beliung. Kita berharap, mari sama sama kita bantu meringankan beban warga yang baru saja terkena musibah,”harapnya.

Baca Juga:  Potensi Zakat di Siak Capai Rp 46 M Per Tahun, Pjs Bupati Himbau Muzakki Bayar Zakat

“Kita juga berharap kepada dinas terkait Kabupaten Siak, agar dapat membantu meringankan beban korban yang baru saja menimpanya, dan semoga korban diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Kabupaten Siak Wan Idris ketika dikonfirmasi mengucapkan terimakasih atas informasinya,pihaknya akan segera mengroscek kelapangan untuk mendata berapa korban, berapa kerugian materialnya.

Baca Juga:  Lagi, Pelayanan Perizinan Siak Terbaik Nasional

“Setelah kita data,baru kita akan memberikan bantuan logistik dulu sementara, setelah itu pihak korban beserta pemerintah kampung dan kecamatan untuk membuat proposal kekami,dan kami akan keluarkan bantuan uang sesuai dengan kerusakannya, karena ada pelaturan bupatinya, kalau kerusakan berat sekian,kerusakan sedang sekian dan ringan sekian,semua ada aturannya. Yang jelas saat ini harus kita data dulu ya, baru nanti bantuan akan kita kirim,” pungkasnya.

Sumber : Haluan
Editor : Afrijon

tour_de'