Beranda NASIONAL Pertambangan Batu Gunung Timbun Jalan Lintas Riau -Sumbar

Pertambangan Batu Gunung Timbun Jalan Lintas Riau -Sumbar

142
kpu'
Print Friendly, PDF & Email

PEKANBARU (Infosiak.com) – Lokasi pertambangan batu gunung di pinggir jalan lintas Riau-Sumatera Barat (Sumbar) Desa Rantau Berangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Riau, mengalami longsor, Selasa (23/10/2018).

Material longsor berupa batu dan tanah kuning menutup badan jalan. Longsor diduga akibat hujan dengan intensitas tinggi yang terus-menerus dan ditambah lagi lokasi longsor kerap dijadikan tempat pertambangan batu gunung oleh warga setempat.

Baca Juga:  Kepala BNPB Pusat Sebut Pejabat di Daerah Kurang Peduli Kabut Asap dan Karhutla

Longsor terjadi di beberapa titik mengakibatkan kemacetan, sehingga kendaraan terpaksa secara bergantian melintas. Sebab, bebatuan memenuhi sebagian badan jalan.

Kepala UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Kabupaten Kampar, Arben, saat dikonfirmasi mengatakan, ada tiga titik longsor yang terjadi di wilayah Rantau Berangin.

“Ada tiga lokasi tebing yang longsor. Titiknya berdekatan, yang menimbun badan jalan,” kata Arben, Selasa.

Baca Juga:  Gangguan Alat Saat Ujian, 24 Siswa TAV SMKN 1 Mempura Terpaksa Jalani UNBK Susulan

Dia mengatakan, petugas gabungan saat ini sudah membersihkan material longsor untuk melancarkan arus kendaraan dari Riau ke Sumbar maupun sebaliknya.

“Kami menurunkan alat berat ke lokasi untuk membersihkan material longsor. Saat ini, kendaraan sudah bisa melintas,” jelas Arben.

Sementara itu, sejumlah petugas kepolisian jajaran Polres Kampar berada di lokasi untuk melancarkan arus kendaraan.

Baca Juga:  Tahun 2019 BNPB Prediksi Ada 2.500 Bencana di Indonesia

Untuk diketahui, wilayah Rantau Berangin memang kerap terjadi longsor pada tebing yang ada di tepi jalan lintas Riau-Sumbar.

Longsor ini terjadi apabila hujan dengan intensitas tinggi terus terjadi.

Di lokasi itu, warga setempat juga melakukan aktivitas pertambangan batu gunung dengan cara memahat batu tersebut. Sehingga, dinding tebing bukit menjadi rawan longsor.

Sumber : Kompas
Editor : Afrijon

tour_de'