Beranda ADV Siak Cegah Anarkisme, Sekda Kabupaten Siak Pimpin Deklarasi Cinta Damai

Cegah Anarkisme, Sekda Kabupaten Siak Pimpin Deklarasi Cinta Damai

23
BAGIKAN
kpu'
Print Friendly, PDF & Email

SIAK (Infosiak.com) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Siak Arfan Usman memimpin Deklarasi Cinta Damai bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Tokoh Agama, Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Siak (LAMR) Tokoh Masyarakat di Bumi Perkemahan Tengku Buwang Asmara, Jumat (16/10/2020).

Arfan mengatakan, deklarasi menolak segala bentuk aksi kekerasan dan tindak anarkisme ini adalah wujud kepedulian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dalam kerangka kebhinekaan.

Baca Juga:  Selama Masa New Normal, Satpol PP dan TNI Polri Gencar Patroli ke Tempat Keramaian

“Aksi ini adalah wujud kepedulian kita bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dalam kerangka kebhinekaan” kata Arfan.

Dengan adanya kegiatan ini, ia berharap keamanan dan ketertiban di Siak berjalan dengan aman tertib dan terkendali serta masyarakatnya menyadari untuk selalu berbuat kebaikan.

kpu'

“Saya berterimakasih kepada mahasiswa, Ormas dan seluruh Paguyuban yang hadir serta menyampaikan aspirasi dengan damai dan tertib” imbuhnya.

Baca Juga:  Jaringan Kabel Induk Disambar Petir, Listrik PLN di Siak Mati Total

Kapolres Siak AKBP Doddy F. Sanjaya menyampaikan bahwa seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab moral untuk sama-sama menjaga keamanan ketertiban dan kenyamanan dalam berkehidupan.

“Ini adalah panggilan jiwa kita untuk sama-sama mendeklarasikan Siak cinta damai, karena sesuai perilaku dan nilai-nilai positif yang diturunkan oleh para leluhur kita khususnya di bumi Siak ini” ucap Doddy.

Baca Juga:  Hari Ini, Calon Sekda Siak Arfan Usman dan Fauzi Asni Jalani Tes Kesehatan di RSUDTR

Deklarasi Cinta Damai itu dilakukan dengan pembacaan ikrar dipimpin oleh Sekda Kabupaten Siak dan diikuti oleh seluruh peserta yang hadir. Dalam ikrarnya, mereka menolak segala bentuk kekerasan serta aksi anarkisme yang melanggar hukum.

Kegiatan tersebut ditutup dengan penandatanganan petisi menolak anarkisme oleh seluruh peserta yang hadir serta pawai budaya dengan membawa spanduk dan orasi menolak aksi anarkis.

Sumber : Rilis
Editor : Afrijon

kpu' kpu'
tour_de'
BAGIKAN